Hukum Membaca Ta’awwudz dalam Shalat Jenazah

0
12

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa dalam shalat jenazah tidak dianjurkan untuk membaca doa iftitah dan surah-surah Al-Quran. Ini karena shalat jenazah dianjurkan untuk dilaksanakan dengan ringan dan cepat. Namun bagaimana hukum membaca ta’awwudz dalam shalat jenazah sebelum membaca surah Al-Fatihah, apakah tidak dianjurkan pula? (Baca: Doa Setelah Membaca Surah Al-Fatihah)

Menurut ulama Syafiiyah, membaca ta’awwudz sebelum membaca surah Al-Fatihah dalam shalat wajib maupun shalat sunnah hukumnya adalah sunnah. Bahkan disunnahkan membaca ta’awwudz bukan hanya pada rakaat pertama, namun juga rakaat kedua dan selanjutnya.

Begitu juga disunnahkan membaca ta’awwudz sebelum membaca surah Al-Fatihah dalam shalat jenazah. Menurut para ulama, kesunnahan membaca ta’awwudz tidak hanya disunnahkan dalam shalat wajib lima waktu dan shalat sunnah-sunnah lainnya, namun juga disunnahkan dalam shalat jenazah. Hal ini karena anjuran membaca ta’awwudz sebelum membaca Al-Quran berlaku umum, baik shalat wajib, shalat sunnah, shalat jenazah, bahkan juga di luar shalat.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni berikut;

ولنا أن صلاة الجنازة شرع فيها التخفيف ولهذا لا يقرأ فيها بعد الفاتحة بشيء وليس فيها ركوع ولا سجود والتعوذ سنة للقراءة مطلقا في الصلاة وغيرها لقول الله تعالى واذا قرأت القرأن فاستعذ بالله من الشيطان الرجيم

Bagi kami, shalat jenazah disyariatkan untuk dilaksanakan dengan ringan, karena itu setelah surah Al-Fatihah tidak dianjurkan membaca ayat-ayat Al-Quran, tidak ada rukuk dan sujud, namun membaca ta’awwudz disunnahkan ketika hendak membaca Al-Quran, baik di dalam shalat maupun di luar shalat. Ini berdasarkan firman Allah; Jika kamu membaca Al-Quran, maka minta pertolonganlah kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Dalam kitab Tuhfatul Muhtaj fi Syarh Al-Minhaj juga disebutkan sebagai berikut;

والأصح ندب التعوذ لأنه سنة للقراءة كالتأمين دون الافتتاح والسورة إلا على غائب أو قبر على ما مر وذلك لطولهما في الجملة

Menurut pendapat yang paling shahih adalah disunnahkan membaca ta’awwudz karena ta’awwudz sunnah dibaca ketika membaca surah  Al-Fatihah sebagaimana sunnah membaca amin, sementara doa iftitah dan membaca surah Al-Quran (tidak disunnahkan) kecuali dalam shalat ghaib dan shalat di kuburan sebagaimana penjelasan yang sudah lalu. Hal itu karena doa iftitah dan membaca surah secara umum adalah panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here