Hukum Membaca Shadaqallahul ‘Adzim Setelah Membaca Al-Quran

4
1821

BincangSyariah.Com – Setelah membaca Al-Quran, baik membaca sendirian maupun tadarus, umumnya masyarakat Indonesia menutup bacaannya dengan kalimat ‘Shadaqallahul ‘Adzim.’ Sebenarnya, bagaimana hukum membaca kalimat ‘Shadaqallahul ‘Adzim’ setelah membaca Al-Quran?

Menurut para ulama, membaca kalimat ‘Shadaqallahul ‘Adzim’ setelah membaca Al-Quran hukumnya adalah sunnah. Mereka menganjurkan agar kita bersaksi atas kebenaran Al-Quran yang telah kita baca dengan mengucapkan kalimat ‘Shadaqallahul ‘Adzim.’

Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Muhamad Makki dalam kitab Nihayatul Qaulil Mufid fi Ilmit Tajwid berikut;

ويستحب للقارىء إذا انتهت قراءته أن يصدق ربه ويشهد بالبلاغ لرسوله صلى الله عليه وسلم ويشهد على ذلك أنه حق فيقول: صدق الله العظيم، وبلغ رسوله الكريم، ونحن على ذلك من الشاهدين.

Disunahkan bagi seseorang saat rampung membaca Al-Quran untuk membenarkan pada Tuhannya dan bersaksi bahwa Rasulullah Saw telah menyampaikan Al-Quran, serta bersaksi bahwa Al-Quran adalah benar. Ini dilakukan dengan mengucapkan; ‘Shadaqallahul ‘adziim wa balagha rasuuluhul kariim wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin.’

Dalam kitab Al-Jami’ li Ahkamil Quran, Imam Al-Qurthubi mengatakan bahwa di antara menghormati Al-Quran adalah membaca kalimat ‘Shadaqta Robbana’ setelah membaca Al-Quran. Kalimat ini bisa disamakan dengan kalimat ‘Shadaqallahul ‘Adzim.’ Beliau berkata;

ومن حرمته …إذا انتهت قراءته أن يصدق ربه ويشهد بالبلاغ لرسوله صلى الله عليه وسلم ويشهد على ذلك أنه حق فيقول : صدقت ربنا وبلغت رسلك ونحن على ذلك من الشاهدين اللهم اجعلنا من شهداء الحق القائمين بالقسط ثم يدعو بدعوات

Di antara menghormati Al-Quran ialah, jika seseorang selesai membacanya, ia membenarkan Tuhannya dan bersaksi bahwa Rasulullah Saw telah menyampaikan Al-Quran, serta bersaksi bahwa Al-Quran adalah benar dengan mengucapkan; ‘Shadaqta robbana wa balaghat rusuluka wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin. Allohummaj’alnaa min syuhadaa-il qaa-imiina bil qisthi.’ Kemudian ia berdoa dengan doa-doa lainnya.

Baca Juga :  Kisah Seorang Pemabuk yang Menjadi Ulama karena Memuliakan Al-Qur’an

4 KOMENTAR

  1. […] Di antara menghormati Al-Quran ialah, jika seseorang selesai membacanya, ia membenarkan Tuhannya dan bersaksi bahwa Rasulullah Saw telah menyampaikan Al-Quran, serta bersaksi bahwa Al-Quran adalah benar dengan mengucapkan; ‘Shadaqta robbana wa balaghat rusuluka wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin. Allohummaj’alnaa min syuhadaa-il qaa-imiina bil qisthi.’ Kemudian ia berdoa dengan doa-doa lainnya.. Sumber: bincangsyariah.com […]

  2. […] Di antara menghormati Al-Quran ialah, jika seseorang selesai membacanya, ia membenarkan Tuhannya dan bersaksi bahwa Rasulullah Saw telah menyampaikan Al-Quran, serta bersaksi bahwa Al-Quran adalah benar dengan mengucapkan; ‘Shadaqta robbana wa balaghat rusuluka wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin. Allohummaj’alnaa min syuhadaa-il qaa-imiina bil qisthi.’ Kemudian ia berdoa dengan doa-doa lainnya. . Sumber: bincangsyariah.com […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here