Hukum Membaca Dua Kali Al-Fatihah dalam Satu Rakaat

0
5537

BincangSyariah.Com – Membaca surah al-Fatihah dalam setiap rakaat shalat adalah wajib karena termasuk bagian dari rukun shalat. Shalat dinilai tidak sah jika tidak membaca surah al-Fatihah dalam setiap rakaat. Surah al-Fatihah ini dibaca satu kali dalam setiap masing-masing rakaat shalat. Namun dalam kondisi tertentu, baik sengaja atau lupa, kadang kita membaca surah al-Fatihah sebanyak dua kali dalam satu rakaat. Bagaimana hukum membaca dua kali al-Fatihah dalam satu rakaat ini?

Keharusan membaca surah al-Fatihah dalam setiap rakaat shalat hanya sekali saja dan tidak boleh dibaca lebih dari sekali, baik shalat sendirian, menjadi imam atau makmum. Membaca surah al-Fatihah dalam satu rakaat jika karena lupa, maka shalatnya tetap sah.

Adapun jika sengaja mengulangi bacaan surah al-Fatihah lebih dari sekali, maka ada dua pendapat ulama terkait masalah ini;

Pertama, shalatnya tetap sah karena bacaan surah al-Fatihah lebih dari sekali tidak merusak bentuk shalat. Ini merupakan pendapat yang shahih yang diikuti oleh kebanyakan ulama.

Kedua, shalatnya batal karena dianggap melakukan dua rukun dalam satu rakaat. Hal ini disamakan dengan melakukan dua rukuk dalam satu rakaat, maka shalatnya batal karena telah mengulangi rukun.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Syairazi dalam kitab al-Muhazzab berikut;

فإن قرأ فاتحة الكتاب مرتين عامدا فالمنصوص أنه لا تبطل صلاته ; لأنه تكرار ذكر فهو كما لو قرأ السورة بعد الفاتحة مرتين ، ومن أصحابنا من قال : تبطل ; لأنه ركن زاده في الصلاة فهو كالركوع والسجود

“Jika seseorang membaca surah al-Fatihah dua kali dengan sengaja, maka shalatnya tidak batal karena hal tersebut dinilai mengulangi zikir. Ia seperti membaca dua surah dua kali setelah membaca al-Fatihah. Dari sahabat kami (ulama Syafiiyah) ada yang mengatakan shalatnya batal karena ia telah menambah rukun dalam shalat. Ia seperti menambah rukuk dan sujud.”

Baca Juga :  Memahami Esensi Bersuci dalam Islam

Dalam kitab al-Majmu, Imam Nawawi menjelaskan lebih rinci mengenai masalah ini. Beliau berkata;

فإن قرأ الفاتحة مرتين سهوا لم يضر ، وإن تعمد فوجهان الصحيح المنصوص لا تبطل ; لأنه لا يخل بصورة الصلاة  والثاني: تبطل كتكرار الركوع

“Jika seseorang membaca surah al-Fatihah dua kali karena lupa, maka tidak masalah. Jika karena sengaja, maka dua pendapat. Pendapat yang shahih shalatnya tidak batal karena hal tersebut tidak merusak bentuk shalat. pendapat kedua, shalatnya batal sebagaimana mengulangi rukuk.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here