Hukum Melakukan Salat Jenazah Setelah Mayat Dikuburkan

0
1344

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, bagaimana hukum salat jenazah setelah mayat dikuburkan, apakah boleh?

Pada dasarnya, salat jenazah wajib dilakukan sebelum mayat dikuburkan. Jika mayat dikuburkan sebelum disalati, maka semua orang yang menguburkan berdosa dan wajib disalati di dekat kuburunnya. Hal ini sebagaimana disebutkan kitab Syarhul Minhaj berikut;

ويجب تقديمها على دفن فإن دفن قبلها أثم الدافنون وصلى على القبر

“Wajib salat jenazah terlebih dahulu sebelum dikuburkan. Jika dikuburkan sebelum disalati, maka semua orang yang menguburkan berdosa dan wajib disalati di dekat kuburannya.”

Namun jika sudah disalati sebelum dikuburkan, kemudian setelah dikuburkan ada orang yang ingin melakukan salat jenazah atasnya, maka hukumnya boleh dan sah. Jika sudah dikuburkan, maka disunahkan untuk melakukan salat jenazah di dekat kuburannya.

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas, dia berkisah;

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم مر بقبر قد دفن ليلا فقال متى دفن هذا قالوا البارحة قال أفلا آذنتموني قالوا دفناه في ظلمة الليل فكرهنا أن نوقظك فقام فصففنا خلفه قال ابن عباس وأنا فيهم فصلى عليه

“Sesungguhnya Rasulullah saw. melewati sebuah kuburan mayat yang telah dikuburkan pada malam harinya. Beliau bertanya; ‘Kapan mayat ini dikuburkan?.’ Mereka menjawab; ‘Tadi malam.’ Rasulullah berkata; ‘Kenapa kalian tidak memberitahu aku?.’ Mereka menjawab; ‘Kami menguburnya pada pertengahan malam sehingga kami tidak ingin membangunkan engkau. Kemudian Rasulullah berdiri dan kami berbaris di belakangnya. Ibnu Abbas berkata; ‘Saya termasuk di antara mereka.’ Kemudian Rasulullah salat atas mayat tersebut.”

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dari Abu Hurairah berikut. Dia berkisah;

أن رجلا أسود أو امرأة سوداء كان يقم المسجد فمات فسأل النبي صلى الله عليه وسلم عنه فقالوا مات قال أفلا كنتم آذنتموني به دلوني على قبره أو قال قبرها فأتى قبرها فصلى عليها

Baca Juga :  Apakah Mengafani Jenazah Harus dengan Kain Putih?

“Sesungguhnya orang laki-laki hitam atau perempuan hitam sehari-hari mengurusi masjid kemudian dia meninggal. Suatu ketika Nabi saw. bertanya tentang orang tersebut. Para sahabat menjawab; ‘Dia meninggal.’ Nabi saw. berkata; ‘Kenapa kalian tidak memberitahu aku mengenai kematiannya? Tunjukkan kepadaku kuburannya.’ Kemudian Nabi saw. mendatangi kuburannya dan salat di dekat kuburannya.”

Dari dua riwayat tersebut, dapat diketahui bahwa salat jenazah setelah mayat dikuburkan  hukumnya boleh dan sah. Juga disunahkan salat di dekat kuburan mayat tersebut, sebagimana telah dicontohkan oleh Nabi saw.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here