Hukum Melaksanakan Shalat di Lorong Bioskop?

0
1314

BincangSyariah.Com – Belum lama ini viral di media sosial Ust. Haikal Hasan yang melaksanakan shalat di lorong bioskop. Sosok yang akrab disapa Babe Haikal ini beranggapan bahwa selama tidak ada kotoran/tahi disana itu tidak apa-apa karena debu juga suci. Ia juga berargumen lebih baik shalat tepat waktu daripada menunda shalat dengan alasan mushola di Mall/Pusat Perbelanjaan itu antre, penuh, jauh, dan alasan lainnya.

Peristiwa ini menuai respon beragam dari netizen, banyak yang nyinyir dan ada pula yang bersimpati. Sebenarnya, bagaimana hukum melaksanakan shalat di lorong bioskop?

Pada dasarnya, melaksanakan shalat boleh di tempat mana saja asalkan tempat tersebut bisa terjamin kesuciannya. Jika tempat tersebut tidak terjamin kesuciannya, atau malah dipastika najis, maka tidak boleh melaksanakan shalat di tempat tersebut. Hal ini karena salah satu syarat sah shalat adalah tempat yang dijadikan alas untuk shalat harus suci dari najis.

Bagaimana dengan lobi bioskop sendiri, apakah terjamin kesuciannya?

Meskipun lobi bioskop tidak bisa dipastikan najis, namun kesuciannya tidak terjamin. Hal ini karena umumnya orang yang lewat di lobi bioskop menggunakan alas kaki, sepatu, dan lainnya yang kadang terkena najis. Sehingga dari sini bisa dikatakan bahwa lobi bioskop sangat tidak layak dijadikan tempat untuk shalat. Bahkan untuk dijadikan tempat duduk saja orang cenderung risih apalagi dijadikan tempat shalat.

Selain itu, umumnya banyak orang lewat di lobi bioskop. Melaksanakan shalat di tempat jalanan umum hukumnya makruh, meskipun suci dan bersih. Begitu juga makruh melaksanakan shalat di tempat yang rentan terkena najis atau kesuciannya tidak terjamin. Ini seperti dijelaskan oleh Syaikh Khatib as-Syirbini dalam kitabnya Mughni al-Muhtaj (j. 1 h. 310),

Baca Juga :  Shalat Sendiri, Bolehkah Niat Berjamaah kepada Orang Lain?

وتكره الصلاة في الأسواق .. وفي  الحمام  لحديث صحيح أسنده ابن حبان : الأرض كلها مسجد إلا المقبرة والحمام واختلف في علة النهي على أقوال : أصحها لأنه مأوى الشياطين وقيل : خوف النجاسة وقيل : لاشتغال المصلي بدخول الناس وقيل غير ذلك

Dan makruh shalat di pasar, dan di kamar mandi karena hadis shahih yang disandarkan oleh Ibnu Hibban; ‘Semua tanah adalah masjid kecuali kuburan dan kamar mandi. Ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai alasan pelarangan ini; yang paling shahih adalah karena itu adalah tempat setan; dikatakan juga karena khawatir najis; dikatakan karena orang yang shalat kerepotan dengan masuknya orang lain; dikatakan ada alasan lainnya.

Dari keterangan di atas, dapat dikatakan bahwa shalat di lobi bioskop setidaknya makruh karena sangat dikhawatirkan najis. Wallahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here