Hukum Melaksanakan Salat di Atas Genangan Air

0
2088

BincangSyariah.Com – Pada saat musim hujan, tak sedikit beberapa warga yang harus terpaksa melaksanakan salat di atas genangan air. Hal ini karena tempat tinggal dan masjid di sekitarnya terkena banjir dan bila menunggu air surut, maka waktu salat akan habis. Bagaimana hukum melaksanakan salat di atas genangan air tersebut, apakah sah?

Salat di atas genangan air hukumnya boleh dan sah selama air dan lumpur yang menempel atas tempat salat tersebut bisa dipastikan suci. Selama air dan tempat salat tersebut tidak najis, maka salat di atas genangan air diperbolehkan.

Disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, bahwa Nabi saw. pernah melaksanakan salat di atas genangan air dan lumpur saat terjadi hujan. Hadis dimaksud bersumber dari Abu Salamah, dia berkata;

سَأَلْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ فَقَالَ جَاءَتْ سَحَابَةٌ فَمَطَرَتْ حَتَّى سَالَ السَّقْفُ وَكَانَ مِنْ جَرِيدِ النَّخْلِ فَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْجُدُ فِي الْمَاءِ وَالطِّينِ حَتَّى رَأَيْتُ أَثَرَ الطِّينِ فِي جَبْهَتِهِ

“Saya bertanya kepada Abu Sa’id al-Khudri, kemudian dia menjawab, ‘Pada suatu hari ada banyak awan lalu turun hujan lebat hingga air mengalir dari atap. Waktu itu atap masih terbuat dari daun pohon kurma. Kemudian salat dilaksanakan dan aku melihat Rasulullah saw. sujud di atas genangan air dan lumpur hingga saya melihat ada sisa lumpur pada dahinya.”

Hadis ini menjadi dasar kebolehan melaksanakan salat di atas genangan air dan lumpur. Karena itu, ketika musim hujan tiba dan rumah serta masjid di sekitar rumah kita kebanjiran, maka kita sebisa mungkin melaksanakan salat fardu tepat pada waktunya. Jangan sampai salat fardu kita lewatkan hingga waktunya habis.

Baca Juga :  Wajib Shalatkah Orang yang Lahir dalam Keadaan Tuli dan Buta?

Jika tidak memungkinkan melaksanakan salat di atas genangan air atau di tempat lain, maka boleh mengakhirkan pada waktu salat berikutnya dengan niat jama’ ta’khir. Menurut sebagian ulama, kita boleh melakukan jama’ pada saat terjadi hujan dan tidak memungkinkan salat berjamaah di masjid atau tepat pada waktunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here