Hukum Mandi Setelah Mentayamumi Jenazah

0
83

BincangSyariah.Com – Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa setelah kita memandikan jenazah, maka kita dianjurkan untuk keramas atau mandi seluruh badan. Namun bagaimana jika kita hanya mentayamumi jenazah, apakah kita juga dianjurkan untuk mandi atau keramas? (Baca: Manfaat Mandi Besar Setelah Memandikan Jenazah)

Terdapat beberapa hadis yang dijadikan dasar oleh pera ulama terkait anjuran mandi besar setelah memandikan jenazah. Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Ahmad, bahwa Nabi Saw bersabda;

من غسل ميتاً فليغتسل

Barangsiapa yang memandikan jenazah, maka hendaknya ia mandi.

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Daud dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

من غسل ميتًا فليغتسل ومن حمله فليتوضأ

Barangsiapa memandikan jenazah, maka hendaknya ia mandi. Dan barangsiapa membawanya, maka hendaknya ia berwudhu.

Berdasarkan hadis ini, maka para ulama mengatakan bahwa disunnahkan mandi setelah memandikan jenazah. Syaikh Abu Bakar Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin mengatakan bahwa seperti halnya memandikan jenazah adalah mentayamumi jenazah. Artinya, setelah kita mentayamumi jenazah, kita juga dianjurkan untuk mandi seperti halnya ketika kita selesai memandikan jenazah.

Hikmah dianjurkan mandi setelah mentayamumi jenazah ini adalah agar kekuatan dan kesegaran tubuh kembali lagi. Biasanya ketika kita bersentuhan dengan tubuh jenazah saat mentayamuminya, maka tubuh kita akan melemah karena kita bersetubuhan dengan tubuh yang tidak memiliki ruh. Karena itu, untuk mengembalikan kekuatan tubuh ini, kita dianjurkan untuk mandi.

Syaikh Abu Bakar Syatha berkata dalam kitab I’anatut Thalibin sebagai berikut;

ومثل الغسل: التيمم، فيسن لمن يممه الغسل، لأنه مس جسدا خاليا عن الروح، فيحصل له ضعف، والماء يقويه.

Seperti memandikan jenazah adalah mentayamuminya. Maka disunnahkan bagi orang yang mentayamumi jenazah untuk mandi karena dia telah menyentuh jasad yang tidak memiliki ruh sehingga dia menjadi lemah, dan air bisa mengembalikan kekuatannya.

Dengan demikian, meski kita hanya mentayamumi jenazah, kita tetap dianjurkan untuk mandi seperti halnya kita dianjurkan untuk mandi setelah memandikan jenazah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here