Hukum Laki-laki Shalat di Belakang Shaf Perempuan

1
907

BincangSyariah.Com –Umumnya, ketika laki-laki dan perempuan melakukan shalat berjemaah, maka shaf laki-laki berada di depan dan shaf perempuan ada di belakang. Namun dalam kondisi tertentu, seperti berjemaah shalat ‘Id di lapangan, kadang shaf laki-laki berada di belakang shaf perempuan. Bagaimana hukum laki-laki shalat di belakang shaf perempuan?

Aturan shaf laki-laki berada di depan dan shaf perempuan ada di belakang merupakan sunnah Nabi Saw. Namun demikian, aturan ini tidak terkait dengan keabsahan shalat berjemaah. Artinya, andaikan aturan ini dibalik, yaitu shaf perempuan ada di depan dan shaf laki-laki ada di belakang, maka shalat berjemaah tetap dihukumi sah.

Karena itu, jika dalam shalat berjemaah Id atau lainnya laki-laki shalat di belakang shaf perempuan, maka shalatnya tetep sah, tidak batal. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu berikut;

وَقَالَ الْجُمْهُورُ غَيْرُ الْحَنَفِيَّةِ:إِنْ وَقَفَتِ الْمَرْأَةُ فِي صَفِّ الرِّجَالِ لَمْ تَبْطُلْ صَلَاةُ مَنْ يَلِيهَا وَلَاصَلَاةُ مَنْ خَلْفَهَا، فَلَا يَمْنَعُ وُجُودُ صَفٍّ تَامٍّ مِنَ النِّسَاءِ اِقْتِدَاءُ مَنْ خَلْفَهُنَّ مِنَ الرِّجَالِ، وَلَا تَبْطُلُ صَلَاةُ مَنْ أَمَامَهَا، وَلَا صَلَاتُهَا، كَمَا لَوْ وَقَفَتْ فِي غَيْرِ صَلَاةٍ

Kebanyakan ulama berpendapat selain ulama Hanafiyah; ‘Jika perempuan berdiri di shaf laki-laki, maka shalat orang yang ada di sebelahnya tidak batal. Begitu juga shalat orang yang ada di belakangnya. Karena itu adanya shaf perempuan yang sempurna tidak bisa menghalangi mengikutinya orang laki-laki yang ada di belakangnya. Dan tidak batal shalat orang yang ada di depan perempuan, begitu juga shalatnya perempuan. Hal ini sebagaimana ia berdiri pada selain shalat.

Meski tidak batal, ulama Syafiiyah berpendapat bahwa laki-laki shalat di belakang shaf perempuan hukumnya makruh. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab I’anatut Thalibin berikut;

.ويسن إذا تعددت أصناف المأموم أن يقف خلفه الرجال ولو أرقاء ثم بعدهم إن كمل صفهم الصبيان ثم بعدهم وان لم يكمل صفهم النساء____ومتى خولف الترتيب المذكور كره

Jika golongan makmum banyak, disunnahkan jemaah laki-laki berada di belakang imam, meskipun mereka budak. Kemudian di belakang shaf mereka, jika shafnya sudah penuh, adalah shaf anak-anak. Kemudian di belakang shaf anak-anak, meskipun shafnya belum penuh, adalah shaf jemaah perempuan. Dan ketika urutan shaf ini dibalik, maka hukumnya makruh.

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com –  Ketika kita melaksanakan shalat berjemaah, kita dianjurkan untuk bergabung dengan jemaah lain dalam satu shaf. Makruh hukumnya jika kita sendirian dalam satu shaf. Karenanya, jika kita sendirian dalam satu shaf, maka kita disunnahkan untuk menarik jemaah lain yang berada di shaf depan kita agar ia bisa menemani sehingga kita tidak sendirian dalam satu shaf. (Hukum Laki-laki Berada di Belakang Shaf Perempuan) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here