Hukum Hewan Kurban yang Belum Disembelih Hingga Lewat Hari Tasyriq

0
1080

BincangSyariah.Com – Ibadah kurban harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan. Jika dilakukan di luar waktu yang telah ditentukan, maka hukumnya tidak boleh.

Menurut ulama Syafiiyah, waktu penyembelihan hewan kurban dimulai sejak salat Idul Adha telah dilaksanakan pada tanggal 10 Dzul Hijjah hingga terbenam matahari pada hari terakhir hari Tasyrik. Dengan demikian, waktu penyembelihan hewan kurban ada empat hari, hari Idul Adha pada tanggal 10 Dzul Hijjah, juga tanggal 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah.

Lantas bagaimana hukum hewan kurban yang belum disembelih hingga lewat dari hari-hari Tasyriq, apakah tetap harus disembelih atau ditangguhkan hingga tahun berikutnya?

Ada dua ketentuan yang telah disebutkan oleh para ulama terkait hewan kurban yang belum disembelih hingga lewat dari hari-hari Tasyriq.

Pertama, jika kurban tathawwu’ atau sunah, maka boleh memilih antara disembelih atau ditangguhkan pada tahun berikutnya. Namun jika disembelih, maka bernilai sedekah biasa, bukan bernilai ibadah kurban. Hal ini karena hewan yang diniatkan kurban tersebut disembelih di luar waktu yang telah ditentukan.

Sementara salah satu syarat sah kurban adalah disembelih pada waktu yang telah ditentukan.

Dalam kitab Alfiqhul Islami, Syaikh Wahbah Azzuhail mengatakan;

وهو مخير في التطوع فأن فرق اللحم كانت القربة بذلك دون الذبح لانها شاة لحم وليست اضحية

“Dia boleh memilih dalam hewan kurban sunah. Jika dia membagikan daging hewan tersebut, maka berpahala ibadah (sedekah) dengan daging tersebut, bukan sembilan kurban. Hal ini karena daging tersebut dinilai daging biasa bukan daging kurban.”

Kedua, jika kurban wajib karena nazar, maka wajib disembelih sebagai ganti atau qada’ dan tidak boleh ditangguhkan hingga tahun berikutnya. Juga wajib didistribusikan sebagaimana hewan kurban yang disembelih pada waktunya.

Baca Juga :  Benarkah Shalat Hajat Itu Bid'ah?

واذا فات وقت الذبح ذبح الواجب قضاء وصنع به ما صنع بالمذبوح في وقته

“Ketika waktu menyembelih sudah lewat, maka kurban wajib tetap disembelih sebagai qada’ dan juga wajib diperlakukan sebagaimana hewan kurban yang disembelih pada waktunya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here