Hukum Berwudlu Ketika Hendak Bersetubuh

1
2030

BincangSyariah.Com – Pengantin baru bisa melakukan hubungan intim lebih dari sekali dalam satu ronde. Atau mungkin bagi mereka yang memiliki program untuk menambah momongan dalam sebuah keluarga. Mengulangi sekali, dua kali, atau tiga kali pun tak mengapa. Yang menjadi masalah adalah ia yang tidak mengerti amalan sunnah yang bisa dilakukan dalam mengulangi persetubuhan tersebut.

Lantas, apakah hukum berwudlu ketka hendak mengulang hubungan intim tersebut? Apakah benar wajaib karena bisa memberikan semangat baru dalam hubungan intim selanjutnya? Hadis yang diriwayatkan Imam Muslim adalah sebagai berikut:

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَعُودَ فَلْيَتَوَضَّأْ ». زَادَ أَبُو بَكْرٍ فِى حَدِيثِهِ بَيْنَهُمَا وُضُوءًا وَقَالَ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُعَاوِدَ

“Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian menyetubuhi istrinya lalu ia ingin mengulanginya, maka hendaklah ia berwudhu.” Abu Bakr dalam haditsnya menambahkan, “Hendaklah menambahkan wudhu di antara kedua hubungan intim tersebut.” Lalu ditambahkan, “Jika ia ingin mengulangi hubungan intim.”

Dari keterangan hadis tersebut, kita bisa mendapatkan sebuah jawaban. Adalah sebuah kesunnahan jika berwudlu dalam mengulangi persetubuhan yang selanjutnya. Sunnah tersebut mengandung maslahat duniawiyah yaitu menambah kesegaran dan semangat untuk melanjutkan ronde yang selanjutnya.

Jika memang sudah segar dan semangatnya tetap terjaga, diperbolehkan tidak berwudlu dalam mengulangi persetubuhan tersebut. Berwudlu tersebut hukumnya sunnah, sehingga tidak berdosa bagi siapa saja yan tidak mengerjakannya. Dan yang pasti aka nada ganjaran bagi siapa saja yang mau mengerjakan ajaran sunnah-Nya.

Dalam kitab Adab Az Zifaaf, Syaikh Al Bani mengungkapkan bahwa malaikat tidak akan mendekati siapa saja yang junub hingga ia berwudlu. Jika seseorang melaksanakan sunnah berwudlu ketika hendak mengulangi persetubuhannya, disaat itu pula malaikat mendekat sehingga bisa membawa keberkahan pada buah hasil persetubuhan tersebut. Karena bukan lagi syaitan yang mendekat, melainkan malaikat.

Baca Juga :  Hukum Berwudhu dan Mandi Junub Menggunakan Air Hangat

Abu Dawud meriwayatkan dari ‘Ammar bin Yasir Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تَقْرَبُهُمُ الْمَلاَئِكَةُ: جِيْفَةُ الْكَـافِرِ، وَالْمُتَضَمِّخُ بِالْخَلُوْقِ، وَالْجُنُبُ إِلاَّ أَنْ يَتَوَضَّأَ.

“Ada tiga golongan yang tidak didekati oleh para Malaikat: bangkai kaum kafir, orang yang berlebihan memakai parfum (parfum yang khusus untuk wanita), dan orang yang junub hingga ia berwudhu”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

  1. Bagus lah sebelum ber inti dengan suami maka kita berwudhu dulu supaya tak ada yang setan yang mengoda kita asalamualaikum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here