Hukum Berwudhu dengan Air Curian

0
242

BincangSyariah.Com – Selama air yang digunakan untuk berwudhu suci lagi mensuci maka wudhu sah dan orang tersebut bisa menjalankan ibadah yang disyaratkan untuk wudhu sebelum beribadah. Namun bagaimana jika air yang digunakan untuk berwudhu adalah hasil curian? Sahkah wudhu orang tersebut?

Abu Umar al-Dibyan dalam kitab Ahkam al-Thaharah mengatakan terdapat tiga pendapat mengenai hukum berwudhu menggunakan air curian, di antaranya;

Pertama; wudhu dengan air curian berdosa, akan tetapi wudhunya sah dan dapat menghilangkan hadas dan kotoran. Ini pendapat mazhab syafi’iyah, malikiyah dan hanafiyah. Ini merupakan pendapat mayoritas yang dipilih ulama fikih.

Jadi air curian ada terkait dalam menetapkan keabsahan wudhu, dalam hal ini Imam al-Dasuki dalam Hasyiyah-nya menjelaskan bahwa wudhu atau bersuci tetap sah tapi pelaku berdosa karena ia menggunakan milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.

Kedua; tidak sah bersuci atau wudhu dengan air curian dan tidak mengangkat hadas akan tetapi air tersebut tetap bisa menghilangkan kotoran. Ini pendapat sebagian mazhab hanabilah.

Ketiga; tidak sah wudhu sebab air curian tidak bisa menghilangkan hadas dan kotoran. Ini pendapat yang terkenal dalam mazhab hanabilah di antaranya pendapat Ibnu Hazm.

Sebagaimana Syaikh al-Ustaimin dalam kitab al-Syarh al-Mumti’ ‘ala Zaad al-Mustaqni’ menjelaskan bahwa terdapat dua pendapat. Pertama, pendapat yang mengatakan bahwa wudhu tidak sah sebab hal hasil curian haram digunakan. Sedangkan pendapat kedua menyatakan wudhu tetap sah. Sebagaimana disebutkan

ولو توضأ بماء مغصوب فلا يصح الوضوء على المشهور من المذهب؛ لأن الماء المغصوب يحرم استعماله والقول الثاني: وهو الراجح: أنه يصح أن يتوضأ بماء مغصوب مع الإثم، وعليه ضمانه لصاحبه

“Seandainya berwuhdu dengan air hasil curian maka tidak sah wudhunya menurut pendapat yang masyhur dari mazhab Hanbali, karena air curian haram digunakan. Pendapat kedua, yaitu pendapat yang rajih; sah berwudhu dengan air curian tapi orang tersebut menanggung dosa”

Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here