BincangSyariah.Com – Salah satu ibadah yang dikerjakan pada hari raya Idul Adha atau hari-hari tasyriq adalah udhiyah atau kurban. Hewan yang boleh dijadikan kurban adalah hewan ternak atau disebut dengan an’am, yaitu unta, sapi dan kambing. Selain tiga jenis hewan tersebut, maka tidak boleh dijadikan hewan kurban.

Para ulama berselisih pendapat tentang hukum udhiyah. Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa udhiyah hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan dan tidak sedang dalam perjalanan. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah, Nabi Saw. bersabda;

مَنْ وَجَدَ سِعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا

Barangsiapa mendapatkan kelapangan harta tetapi tidak berkurban, maka janganlah dia mendekati tempat salat kami.

Menurut Imam Abu Hanifah, hadis ini dengan tegas memberikan ancaman bagi siapa pun yang tidak berkurban padahal dia memiliki kemampuan. Dan ancaman biasanya diberikan kepada orang yang meninggalkan kewajiban. Dengan demikian, hadis ini menunjukan bahwa kurban adalah wajib bagi setiap Muslim yang memiliki kelapangan harta.

Ulama selain Abu Hanifah berpendapat bahwa kurban hukumnya tidak wajib, melainkan hanya sunah muakkadah atau sangat dianjurkan. Bagi setiap Muslim, sangat dianjurkan sekali melakukan kurban terutama bagi yang memiliki kelapangan harta. Bahkan hukumnya makruh meninggalkan kurban bagi yang memiliki kelapangan harta, sebagaimana ditegaskan oleh Syaikh Wahbah Azzuhaili berikut;

ويكره تركها للقادر عليها

“Makruh hukumnya meninggalkan kurban bagi orang yang memiliki kemampuan harta untuk berkurban.”

Salah satu dalil yang dijadikan dasar hukum bahwa kurban tidak wajib adalah hadis riwayat Imam Muslim dari Ummu Salamah, Nabi Saw. bersabda;

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِى الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ

Baca Juga :  Bolehkah Menyembelih Hewan Kurban pada Malam Idul Adha?

“Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzul Hijjah (maksudnya telah memasuki satu Dzul Hijjah) dan salah satu dari kalian ingin berkurban, maka hendaklah  membiarkan rambut dan kukunya.”

Juga hadis riwayat Imam Ahmad, Daruquthni dan Hakim dari Ibnu Abbas, dia berkata;

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : ثلاث هن علي فرائض وهن لكم تطوع : الوتر والنحر وصلاة الضحى

“Saya mendengar Nabi Saw. bersabda; ‘Tiga hal wajib bagiku dan sunah bagi kalian, yaitu salat witir, kurban dan salat Duha.”

Dari kedua hadis di atas, kebanyakan ulama berpendapat bahwa kurban hukumnya tidak wajib, melainkan sunah muakkadah. Namun demikian, bagi Muslim yang memiliki kemampuan harta sangat dianjurkan untuk berkurban, meskipun dalam setiap tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here