Hukum Bercanda Ketika Shalat, Apakah Shalat Sah?

2
889

BincangSyariah.Com – Ketika kita melaksanakan shalat, kita diharuskan untuk khusyuk dan mentadaburi bacaan dalam shalat, seperti bacaan Al-Fatihah, surah Al-Quran, tasbih dan lainnya. Sebaliknya, kita dilarang untuk bermain-main dan bercanda ketika shalat. Ini sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam kitab Tuhfatul Muhtaj berikut;

ويسن (الخشوع) في كل صلاته بقلبه بأن لا يحضر فيه غير ما هو فيه وإن تعلق بالآخرة وبجوارحه بأن لا يعبث بأحدها

Dianjurkan khusyuk dalam seluruh shalatnya baik dengan hati, dengan gambaran tidak terbesit dalam hatinya selain apa yang sedang ia lakukan (shalat) meskipun urusan akhirat, maupun dengan anggota badan, sekiranya tidak bermain-main dengan anggota badannya. (Baca: Hikmah: Ketika Nabi Muhammad Bercanda)

Bahkan jika bercanda dalam shalat hingga bergerak sampai tiga kali, atau berbicara, atau tertawa, maka shalat kita batal. Kita wajib mengulangi shalat jika kita bercanda sampai bergerak tiga kali, atau berbicara, atau tertawa dalam shalat. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim, Nabi Saw bersabda;

إِنَّ هَذِهِ الصَّلاَةَ لاَ يَصْلُحُ فِيهَا شَىْءٌ مِنْ كَلاَمِ النَّاسِ إِنَّمَا هُوَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Sesungguhnya shalat ini tidak pantas di dalamnya terdapat percakapan manusia. Karena dalam shalat hanya terdapat bacaan tasbih, takbir dan ayat Al-Quran.

Dalam sebuah hadis, Nabi Saw bersabda bahwa tertawa dalam shalat membatalkan shalat. Hadis dimaksud diriwayatkan oleh Imam Al-Daruquthni berikut;

الضحك ينقض الصلاة ولاينقض الوضوء

Tertawa dapat membatalkan shalat dan tidak membatalkan wudhu.

Dalam kitab Al-Mughni, Ibnu Qudamah juga mengatakan sebagai berikut;

قال ابن المنذر : أجمعوا على أن الضحك يفسد الصلاة وأكثر أهل العلم على أن التبسم لا يفسدها

Ibnu Al-Mundzir berkata; Ulama sepakat bahwa tertawa dapat merusak shalat dan kebanyakan ahli ilmu berpendapat bahwa tersenyum tidak merusak shalat.

Baca Juga :  Manfaat Mengisap Air ke Hidung Ketika Berwudhu

Selain bercanda dalam shalat hingga bergerak sampai tiga kali, atau berbicara, atau tertawa membatalkan shalat, juga hal itu hukumnya haram. Ulama sepakat bahwa bercanda hukumnya haram. Oleh karena itu, ini sebagaimana ditunjukkan oleh nama bab yang diberikan oleh Imam Nawawi dalam kitab Shahih Muslim bi Syarh Al-Nawawi berikut;

باب تحريم الكلام في الصلاة ونسخ ما كان من اباحته

Bab keharaman berbicara dalam shalat dan penghapusan kebolehannya.

2 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum…bagaimana klo kita lg solat tiba tiba inget kjadian lucu dan replex kita senyum senyum…apakah solatnya batal juga?

  2. Dalil yang menunjukkan tiga kali bergerak yang batal itu dimana? Menyatakan batalnya suatu ibadah adalah perkara besar, hendaknya seseorang berbicara atas dasar ilmu bukan Semata-mata.menyampaikanbucapan manusia sebagai sandaran nya!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here