Bolehkah Berhubungan Suami Istri Selesai Tahallul Umrah?

0
8

BincangSyariah.Com – Pernah ada sepasang suami istri yang menjalani umrah bersama. Kemudian dia bercerita bahwa setelah tahalullul dari umrah, dia berhubungan badan dengan istrinya dengan harapan agar diberi anak yang saleh. Bagaimana hukum melakukan hubungan badan antara suami dan istri setelah selesai tahallul umrah, apakah boleh? (Baca: Doa Selesai Tahallul)

Di antara larangan yang tidak boleh dilakukan oleh yang sedang menjalani ihram umrah adalah melakukan jimak atau berhubungan badan antara suami dan istri. Juga dilarang melakukan hal-hal yang bisa mengantarkan pada hubungan badan, seperti berciuman dan lain sebagainya.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

مَحْظُورَاتُ الإْحْرَامِ لِلْعُمْرَةِ هِيَ مَحْظُورَاتُ الإْحْرَامِ لِلْحَجِّ، مِنْهَا ..يَحْرُمُ عَلَى الرِّجَال وَالنِّسَاءِ الطِّيبُ وَأَيْ شَيْءٍ فِيهِ طِيبٌ، وَإِزَالَةُ الشَّعْرِ مِنَ الرَّأْسِ وَمِنْ أَيِّ مَوْضِعٍ فِي الْجِسْمِ، وَاسْتِعْمَال الدُّهْنِ الْمُلَيِّنِ لِلشَّعْرِ أَوِ الْجِسْمِ – وَلَوْ غَيْرَ مُطَيِّبٍ – وَتَقْلِيمُ الأْظْفَارِ، وَالصَّيْدُ وَالْجِمَاعُ وَدَوَاعِيهِ الْمُهَيِّئَةُ لَهُ

Larangan-larangan saat ihram umrah sama dengan larangan-larangan saat ihram haji. Di antaranya adalah haram bagi laki-laki dan perempuan memakai parfum dan memakai sesuatu yang mengandung parfum, menghilangkan rambut dari kepala dan semua rambut yang ada di tubuh, memakai minyak yang bisa melembutkan rambut dan tubuh meskipun tidak wangi, memotong kuku, berburu dan melakukan jimak serta melakukan hal-hal yang mengantarkan pada jimak.

Adapun jika sudah selesai melakukan ihram umrah yang ditandai dengan mencukur rambut saat tahallul, maka hukumnya boleh berhubungan badan atau jimak. Ini adalah pendapat yang telah disepakati oleh ulama empat madzhab. Karena itu, jika suami dan istri sudah selesai tahallul umrah, maka keduanya boleh melakukan hubuangan badan.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut;

التَّحَلُّل مِنْ إِحْرَامِ الْعُمْرَةِ: اتَّفَقَ جُمْهُورُ الْفُقَهَاءِ عَلَى أَنَّ لِلْعُمْرَةِ بَعْدَ أَدَائِهَا تَحَلُّلاً وَاحِدًا تُبَاحُ بِهِ لِلْمُحْرِمِ جَمِيعُ مَحْظُورَاتِ الإْحْرَامِ، وَيَحْصُل هَذَا التَّحَلُّل بِالْحَلْقِ أوِ التَّقْصِيرِ بِاتِّفَاقِ الْمَذَاهِبِ

Tahallul dari ihram umrah: Kebanyakan ulama fiqih telah sepakat bahwa umrah setelah selesai dilaksanakan hanya memiliki satu tahallul, yang dengan tahallul tersebut semua larangan-larangan ihram dibolehkan untuk dilakukan. Tahallul ini bisa terwujud dengan mencukur atau memotong rambut dengan kesepakatan para ulama madzhab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here