Hikmah Mandi Wajib Menurut Agama dan Medis

0
59

BincangSyariah.Com – Setiap orang muslim yang memiliki hadas besar atau junub wajib melakukan mandi wajib. Lantas, apa hikmah mandi wajib bagi orang yang junub menurut agama dan medis?

Syekh Ali Ahmad al-Jurjawi dalam kitabnya Hikmatut Tasyri’ wa Falsafatuhu (h. 68-69) menuturkan hikmah mandi wajib atau mandi junub, antara lain yaitu:

Pertama, mandi dapat mengembalikan kekuatan yang hilang ke dalam tubuh akibat keluarnya sperma. Perlu kita ketahui bahwa hilangnya kekuatan badan akibat keluarnya sperma bisa menyebabkan kemalasan sehingga tidak dapat melaksanakan ibadah sesuai kewajibannya.

Kedua, berkaitan dengan kesehatan juga, mandi dapat menghilangkan bau tidak sedap yang berbahaya bagi tubuh. Ketika mandi, semua kotoran dan hal-hal yang melemahkan kesehatan juga akan ikut hilang.

Dalil Mandi Junub

Kewajiban mandi wajib bagi orang yang junub atau memiki hadas besar ini berdasarkan kepada al-Qur’an dan hadis Nabi sebagai berikut :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكَارٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ وَلَا جُنُبًا اِلَّا عَابِرِيْ سَبِيْلٍ حَتّٰى تَغْتَسِلُوْا ۗ

Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati salat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekedar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub).” (QS. an-Nisa: 43)

Ayat ini secara jelas mengatakan bahwa orang yang junub tidak boleh menghampiri (diam) di masjid sampai ia mandi wajib untuk menghilangkan hadas besarnya. Hal ini sebagaimana keterangan dalam hadis berikut ini.

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ إِنَّمَا الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ

Dari Abi Sa’id al-Khudri dari Nabi Saw. bahwa sesungguhnya Beliau sungguh bersabda, “Air itu dari air (mandi wajib atau junub itu dikarenakan keluar mani).” (Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi, Shahih Muslim, juz 1, h. 185)

وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ

Jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Maidah: 6)

Imam al-Qurthubi dalam kitabnya Tafsir al-Qurthubi (juz 6, h. 103) memberi komentar bahwa lafal at-thahharu pada ayat di atas bermakna perintah untuk mandi menggunakan air.

Hikmah Mandi Junub Menurut Medis

Dalam buku Fiqh dan Fakta Ilmiah terdapat keterangan bahwa lembaga riset trombosis di London, Inggris, mengatakan, jika orang selalu mandi dengan air dingin, maka peredaran darah akan membaik sehingga tubuh lebih bugar. Tidak hanya itu, mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus.  (Ach. Azaim Ibrahimy S.sy, Dr. Nawawi, M.Ag, Fiqh dan Fakta Ilmiah, hal 39)

Dilansir dari laman Klikdokter.com, terdapat fakta bahwa kulit akan terhidrasi dengan baik pada saat mandi. Dengan demikian, integritas kulit lapisan luar dapat terjaga dengan baik. Hal ini turut membuat imunitas kulit terjaga dengan baik, sehingga fungsinya untuk melindungi tubuh dari paparan kuman penyebab penyakit juga optimal.

Demikian ulasan perihal hikmah-hikmah beserta dalil diwajibkannya mandi wajib  bagi orang yang junub. Semoga bermanfaat, wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here