Harta yang Disedekahkan Ikhlas karena Allah Akan Bertambah, Bukan Berkurang

0
736

BincangSyariah.Com – Harta yang disedekahkan secara lahir akan nampak berkurang, namun hakikatnya justru semakin bertambah. Ibarat kita menanam jagung, hanya sebiji yang ditanam, buahnya ratusan, bahkan ribuan biji.

Allah Swt. dan rasul-Nya menganjurkan kita untuk memperbanyak sedekah bukan tanpa maksud. Di balik perintah atau anjuran tersebut akan kembali lagi pada yang bersangkutan. Sedekah yang kita keluarkan hari ini misalkan, akan dikembalikan esok atau lusa dengan jumlah yang berlipat-lipat. Baik dengan yang serupa, atau dengan bentuk yang lain. Yang pasti tidak ada ceritanya orang gemar bersedekah semakin melarat hidupnya.

Imam Muhammad Bin Abu Bakar dalam hadis kesebelas dalam Kitab al-Mawa’idh al-‘Ushfuriyyah mencantumkan hadis yang berkaitan dengan keistimewaan sedekah. Sayyidina Ali ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda,

الصدقة اذا اخرجت من يد صاحبها تقع في يد الله قبل ان تدخل في يد السائل فتتكلم بخمس كلمات اولها تقول كنت صغيرا فكبرتني وكنت قليلا فكثرتني وكنت عدوا فاحببتني وكنت فانيا فابقيتني وكنت حارسي فالان صرت حارسك

Sedekah ketika dikeluarkan dari pemiliknya, maka ia berada dalam tanggungan Allah Swt. sebelum sampai ke tangan orang yang menerima (meminta). Lalu ia berkata dengan lima hal : (1) Dulu aku kecil, sekarang engkau sudah membesarkanku. (2) dulu aku sedikit, sekarang engkau menjadikanku beranak pinak (menjadi banyak) (3) Dulu aku memusuhimu, sekarang kau membuatku jatuh cinta (4) Dulu aku tercipta sesaat, sekarang engkau melanggengkanku. (5) Dulu engkau yang menjagaku, sekarang aku yang akan menjagamu.

Harta yang kita sedekahkan dengan sendirinya akan menjadi pohon yang selalu berbuah, akan menjadi benteng yang akan selalu melindungi, menjadi obat yang selalu mengobati.

Baca Juga :  Harta yang Disedekahkan Tak Akan Berkurang

Dulu kecil, saat disedekahkan menjadi besar. Ibarat dalam bercocok tanam, sedekah menyuburkan harta kita. Yang dulunya kerdil, menjadi tumbuh tinggi menjulang. Yang asalnya sedikit, dengan bersedakah menjadi berlipat-lipat. Yang awalnya dibenci tetangga, dengan sedekah dicintai oleh mereka.

Yang asalnya harta tidak dibawa mati, tapi dengam sedekah ia bisa menjadi amal jariyah. Pahalanya akan terus mengalir walau kita sudah tertimbun tanah. Yang asalnya kita dibuat sukar tidur gara-gara menjaga harta, setelah disekahkan ia akan menjadi pelindung kita.

Dalam riwayat lain dari Makhul Asy-Syami disebutkan bahwa sedakah yang didasari dengan hati ikhlas, maka ia akan menjadi benteng dari api neraka. Neraka akan melakukan munajat saat melihat umat Nabi Muhammad Saw. bersedekah,

يا رب ائذن لي بالسجود شكرا لك فقد اعتقت احدا من امة محمد صلى الله عليه وسلم من عذابي لاني كنت استحي من محمد صلى الله عليه وسلم ان اعذب احدا من امته ولا بد لي من طاعتك

Wahai Tuhanku, izinkan hamba bersujud pada-Mu sebagai rasa syukur karena engkau telah membebaskan umat Nabi Muhammad Saw. dari siksaku. Sungguh, betapa malunya hamba pada Nabi Muhamammad Saw. saat  harus menyiksa umatnya, sedangkan hamba harus patuh padamu.

Alhamdulillah, merupakan karunia yang amat besar dari Allah Swt. untuk kita, umat Nabi Muhammad Saw. Sebab beliau, api neraka pun malu untuk menyiksa umatnya yang gemar bersedekah. Sungguh betapa besarnya karunia Allah Swt. lewat anjuran sedekah. Allah Swt. berfirman dalam QS. At-Taubah (9) : 103,

خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

Pada dasarnya, ayat tersebut tentang sedakah yang wajib, yaitu zakat dan manfaatnya. Begitu juga dengan sedekah yang sunah, juga dapat membersihkan kita dari lumuran dosa. Semoga Allah Swt. menjadikan kita hamba-Nya yang gemar bersedakah. Amin. Wallahua’lam.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here