Hikmah Menggundul Rambut Saat Ibadah Haji dan Umrah

0
958

BincangSyariah.Com –  Menggundul rambut saat ibadah haji dan umrah termasuk hal yang disunahkan. Namun kesunahan menggundul rambut ini hanya berlaku bagi lelaki, tidak bagi perempuan. Perempuan hanya disunahkan memotong sebagian rambutnya saja. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Badruddin al-Aini dalam ‘Umdatul Qari berikut:

وَفِيه: مَا يدل على أَفضَلِيَّة الْحلق لِأَنَّهُ أبلغ فِي الْعِبَادَة وأدل على صدق النِّيَّة فِي التذلل لله، لِأَن المقصر مبق على نَفسه من زينته الَّتِي قد أَرَادَ الله تَعَالَى أَن يكون الْحَاج مجانبا لَهَا. وَقيل: مَا ذكر من أَفضَلِيَّة الْحلق على التَّقْصِير إِنَّمَا هِيَ فِي حقِّ الرِّجَال دون النِّسَاء، لوُرُود النَّهْي عَن حلق النِّسَاء

Hadis mengenai doa Nabi (sebanyak tiga kali untuk lelaki yang menggundul rambutnya) itu menunjukkan keutamaan menggundul rambut. Hal ini karena menggundul lebih utama dalam ibadah haji (dan umrah), dan lebih mengindikasikan kerendahan diri seorang hamba di hadapan Allah. Orang yang hanya mencukur sebagian rambutnya itu menandakan masih ingin menampakkan keindahan dirinya. Padahal Allah menghendaki penunai ibadah haji itu menjauhi (keindahan diri). Selain itu, pendapat mengenai keutamaan menggundul rambut itu hanya berlaku bagi lelaki, bukan perempuan, karena terdapat hadis larangan menggundul rambut bagi perempuan.

Menurut Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘anatut Thalibin, terdapat hikmah anjuran menggundul rambut bagi penunai ibadah haji dan umrah sebagaimana berikut.

وأما الحكمة في حلق الرأس بمنى، ففيه حكمة يبلغ بها العبد جميع المنى، وذلك أن فيه يقظة وتذكيرا لا يفهمهما إلا من كان عالما نحريرا، لأن الحاج إذا وقف بعرفة، وذكر الله عند المشعر الحرام، وضحى بمنى، وحلق رأسه، وطهر بدنه من الأدناس والآثام: كتب الله عزوجل له ثوابا، وضاعف له أجورا، ووقاه جحيما وسعيرا، وجعل له بكل شعرة يوم القيامة نورا، وأعطى توقيع الأمان – كما قال تعالى في كتابه المكنون: * (محلقين رؤوسكم ومقصرين لا تخافون)

Baca Juga :  Ada Ular Mendekat Saat Shalat, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Hikmah menggundul rambut saat di Mina itu menandakan orang tersebut akan mencapai segala hal yang diharapkannya. Ini karena menggundul rambut itu pembangkit dan pengingat yang tak dapat dipahami kecuali oleh orang yang pintar lagi cerdas. Penunai ibadah haji yang wukuf di Arafah, berzikir di Masyaril Haram, berkurban di Mina, menggundul rambutnya, membersihkan badannya dari kotoran dan dosa itu pasti Allah catat pahala dan dilipat gandakan, diselamatkan dari api neraka, setiap rambut yang tercukur menjadi cahaya baginya, dan diberikan garansi rasa tentram sebagaimana tercantum dalam firman-Nya, “…dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut (QS Al-Fath: 27).”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here