Hukum Menggabungkan Shalat Sunnah Qabliyah dan Ba’diyah

0
313

BincangSyariah.Com – Umumnya, shalat sunnah qabliyah dilakukan sebelum shalat wajib, dan shalat sunnah ba’diyah dilakukan setelahnya. Namun dalam keadaan tertentu, seperti imam sudah hendak melaksanakan shalat berjemaah, kita terpaksa melakukan shalat sunnah qabliyah setelah shalat wajib. Ketika shalat sunnah qabliyah dilakukan setelah shalat wajib, apakah digabung dengan shalat ba’diyah dengan satu salam?

Menggabungkan shalat sunnah qabliyah dengan shalat sunnah ba’diyah dalam satu salam hukumnya boleh dan shalatnya dinilai sah. Kebolehan ini dengan catatan bahwa gabungan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah dalam satu salam ini harus dilakukan setelah selesai melakukan shalat wajib, bukan sebelumnya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiatul Bajuri berikut;

و له أيضا جمع القبلية و البعدية معا بإحرام واحد بعد الفرض بأن يقول  نويت أصلي ثمان ركعات سنة الظهر القبلية و البعدية

Seseorang juga boleh menggabungkan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah dengan satu takbiratul ihram setelah melakukan shalat wajib. Seperti niat; ‘Saya shalat delapan rakaat sunnah Dzhuhur, sebelum dan sesudahnya.’

Juga disebutkan dalam kitab Al-Fatawa Al-Ramli berikut;

سئل عما لو أخر سنة المغرب التي قبلها ثم أراد صلاتها مع التي بعدها بتسليمة واحدة هل تصح؟

فأجاب بأنه تصحان بتسليمة واحدة ناويا القبلية والبعدية

Imam Al-Ramli pernah ditanya mengenai seseorang yang mengakhirkan shalat sunnah qabliyah Maghrib, kemudian ia hendak mengerjakannya bersama shalat sunnah ba’diyah Maghrib, apakah sah? Beliau menjawab bahwa kedua shalat tersebut (gabungan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah) adalah sah dengan satu salam dengan niat shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah.

Adapun contoh niat gabungan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah adalah sebagai berikut;

اُصَلِّيْ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ سُنَّةَ الظُّهْرِ قَبْلِيَّةً وَبَعْدِيَةً للهِ تَعَالَى

Baca Juga :  Macam-macam Shalat Sunah Rawatib

Ushalli arba’a roka’atin sunnatadz dzuhri qobliyatan wa ba’diyatan lillahi ta’ala.

Saya shalat empat rakaat sunnah Dzuhur, sebelum dan sesudahnya, karena Allah.

Dengan demikian, jika kita sudah terbiasa melakukan shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah dan pada waktu tertentu tidak sempat melakukan shalat sunnah qabliyah, baik karena waktu yang sempit atau lainnya, maka kita boleh menggabungkannya dengan shalat sunnah ba’diyah dalam satu salam setelah melakukan shalat wajib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here