Fadhilah Puasa: Pencegah Terbesitnya Kemaksiatan dan Penyelewengan

0
210

BincangSyariah.Com – Imam Izzuddin bin Abdissalam di dalam kitabnya Maqashidus Shaum menjelaskan bahwa di antara fadhilah atau keutamaan berpuasa adalah sebagai pencegah dari terbersitnya kemaksiatan-kemaksiatan dan penyelewengan-penyelewengan.

Hal itu disebabkan karena nafsu jika dalam keadaan kenyang, maka ia akan berhasrat pada kemaksiatan-kemaksiatan dan membisikkan pada penyelewengan-penyelewengan. Sedangkan jika nafsu dalam keadaan lapar dan haus, maka jiwa akan membisikkan pada munajat kepada Allah dan menyibukkan diri dengannya lebih baik baginya daripada berhasrat pada kemaksiatan dan penyelewengan.

Oleh sebab itu, maka sebagian dari ulama salaf lebih mengutamakan berpuasa dari pada ibadah-ibadah lainnya. Ketika ditanya tentang alasannya, ia menjawab. “Karena Allah akan melihat diriku dalam keadaan meninggalkan makanan dan minuman (berpuasa) lebih aku sukai dari pada Dia melihatku dalam keadaan meninggalkan kemaksiatan ketika aku kenyang.”

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa jika kita dalam keadaan perut kenyang sering kali malah timbul rasa malas dan ogah-ogahan. Dan itulah saat hawa nafsu mulai membisikkan untuk malas-malasan untuk beribadah dan sebagainya. Oleh sebab itu, maka salah satu fadhilah berpuasa adalah untuk mencegah terbersitnya hati untuk berbuat maksiat atau meninggalkan ketaatan.

Betapa tidak, bukan kah sangat disayangkan jika kita sudah berpuasa, namun maksiat tetap jalan?. Maka jangan sampai kita termasuk dalam umat yang dikategorikan Nabi saw. dalam salah satu sabdanya sebagai orang yang puasanya sia-sia dan hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga saja.

Setidaknya ketika kita akan berbuat maksiat, puasa mengingatkan kita untuk tidak melakukannya. Dan jika kita latih terus menerus selama bulan Ramadhan ini, maka insya Allah ketika di bulan-bulan berikutnya walaupun tidak berpuasa pun kita sudah bisa menahan diri untuk tidak melakukan kemaksiatan. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Adakah Batas Akhir Diperbolehkan Salat Gaib?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here