Dua Penyebab yang Membolehkan Puasa Sunah di Hari Jumat

0
3951

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa termasuk hari yang dilarang melakukan puasa sunah adalah puasa di hari Jumat. Menurut para ulama, larangan ini bersifat makruh. Namun demikian, puasa sunah di hari Jumat menjadi tidak makruh atau tidak dilarang jika ada salah satu dari dua hal ini.

Pertama, jika bertepatan dengan puasa yang biasa kita lakukan, bertepatan dengan puasa ayyamul bidh, puasa asyura. Misalnya, kita biasa puasa Daud (sehari puasa sehari tidak), namun suatu saat puasa tersebut bertepatan dengan hari Jumat, maka kita boleh berpuasa Daud di hari Jumat tersebut. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

لا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ إِلا أَنْ يَكُونَ فِي صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ

Janganlah khususkan malam Jumat dengan shalat malam tertentu yang tidak dilakukan pada malam-malam lainnya. Janganlah pula khususkan hari Jumat dengan puasa tertentu yang tidak dilakukan pada hari-hari lainnya kecuali jika ada puasa yang biasa kalian lakukan.

Kedua, jika puasa hari Jumat digabung dengan hari Kamis atau hari Sabtu. Jika digabung dengan puasa hari sebelumnya atau setelahnya, maka tidak ada larangan berpuasa di hari Jumat. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhri dan Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

لا يَصُومَنَّ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ بَعْدَهُ

Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jumat kecuali jika ia berpuasa pula pada hari sebelum atau sesudahnya.

Baca Juga :  Dalil Kesunahan Puasa Sepuluh Hari Pertama Bulan Muharam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here