Dua Kondisi Ini Diperbolehkan Melintas di Depan Orang Salat

0
880

BincangSyariah.Com – Sebaiknya seseorang tidak lewat di depan orang yang salat dalam jarak tiga hasta, baik orang yang salat tersebut membuat pembatas atau tidak. Akan tetapi, terdapat beberapa situasi dan keadaan yang dibolehkan lewat di depan orang yang salat, baik membuat pembatas atau tidak.

Pertama, jika dalam situasi darurat hingga mengharuskan lewat di depan orang yang salat. Misalnya, salat di area ka’bah atau tempat yang dilalui banyak orang.

Kedua, jika dalam situasi hajat atau butuh dan tidak ada jalan lain kecuali lewat di depan orang yang salat. Misalnya, salat batal pada saat salat berjemaah di masjid dan tidak ada jalan lain untuk keluar kecuali lewat di depan makmum yang lain, maka dalam situasi seperti ini diperbolehkan lewat di depan makmum lain yang sedang salat.

Dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi mengatakan;

قال إمام الحرمين النهى عن المرور الامر بالدفع انما هو إذا وجد المار سبيلا سواه فان لم يجد وازدحم الناس فلا نهي عن المرور ولا يشرع الدفع وتابع الغزالي امام الحرمين علي هذا

“Imam Haramain berkata; ‘Larangan lewat di depan orang salat dan perintah mencegah hanya berlaku jika orang yang lewat masih menemukan jalan lain selain di depan orang salat. Akan tetapi jika tidak menemukan jalan lain dan kondisi tempat sedang banyak orang, maka tidak dilarang lewat dan dianjurkan mencegah. Imam Alghazali setuju dengan Imam Haramain dalam masalah ini.”

Baca Juga :  Ini Waktu Pelaksanaan Shalat Istisqa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here