Dua Hal yang Dimakruhkan Saat Mandi

1
2342

Membersihkan diri dengan mandi adalah hal yang selalu dilakukan orang setiap hari. Terlebih di dalam Islam ada waktu-waktu tertentu, di mana seseorang wajib melaksanakan mandi. Dan tulisan ini akan fokus pada hal-hal yang dimakruhkan saat mandi besar. Sebagaimana yang diterangkan dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji Ala Madzhab Al Imam Al Syafii.

Pertama, berlebihan dalam menggunakan air. Hal ini dimakruhkan karena Rasulullah saw. tidak melakukannya. Sahabat Anas r.a. berkata

كان النبي صلى الله عليه وسلم  يغتسل بالصاع إلى خمسة أمداد ويتوضأ بالمد.

Nabi saw. selalu mandi dengan menggunakan satu so’ (air) sampai lima mud dan ketika wudu dengan satu mud. (H.R. Al Bukhari dan Muslim).

Menurut penjelasan Dr. Mustafa Bagha dan tim penulis lainnya dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji Ala Madzhab Al Imam Al Syafii, dikatakan bahwa satu sa’ itu empat mud. Dan satu mud itu sekitar cakupan selebar 9,2 cm.

Kedua, mandi di dalam air yang tidak mengalir (diam). Abu Hurairah berkata bahwa Nabi saw. bersabda,

 “لا يغتسل أحدكم في الماء الدائم وهو جنب”. فقالوا: يا أبا هريرة. كيف يفعل؟ قال: يتناوله تناولاً.

“Salah seorang dari kalian tidak (boleh) mandi di dalam air yang tidak mengalir, dan ia dalam keadaan junub.” Para sahabat pun bertanya: “Wahai Abu Hurairah, Bagaimana ia melakukannya?” “Ia mencakupnya (air) dengan satu cakupan.” (HR. Muslim).

Oleh karena itu, ketika malakukan mandi, hendaknya ia mengambil air dengan tangannya atau dengan gayung. Bukan mencebur ke dalam bak mandi yang sudah terisi air dua kulah. Tetapi dengan menggayunginya, mengambilnya sedikit demi sedikit.

Dan seandainya airnya yang ada di dalam bak mandi itu sedikit, tidak sampai dua kulah, maka ia meniati ightiraf (dibolehkan menggayunginya). Sehingga air yang sedikit tersebut tidak menjadi musta’mal sebab langsung kemasukan bekas air dari sebagian anggota badan kita.

Demikianlah hal-hal yang dimakruhkan saat mandi besar. Yakni berlebih-lebihan atau boros dalam menggunakan air dan mandi di dalam air yang tidak mengalir. Wa Allahu a’lam bis shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here