Doa Setelah Wudhu

0
8270

BincangSyariah.Com – Telah dijelaskan dalam sunah-sunah wudhu bahwa wudhu yang sempurna dapat menggugurkan dosa dari setiap anggota wudhu yang dibasuh. Namun semuanya akan terasa kurang jika tidak ditutup dengan doa setelah wudhu yang diajarkan Rasulullah Saw.

Sebab barang siapa yang melakukan wudhu dengan sempurna lalu menghadap kiblat kemudian mengangkat tangannya dan berdoa, Allah akan menjanjikan surga yang bisa dimasuki dari pintu mana saja bagi hamba yang melakukannya.

Karena itulah Rasullah Saw. menganjurkan kepada umatnya untuk berdoa setelah wudhu dengan doa-doa yang beliau ajarkan. Sebagaimana beliau bersabda:

عَنْ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ {مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ, فَيُسْبِغُ اَلْوُضُوءَ, ثُمَّ يَقُولُ: “أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ”, إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ اَلْجَنَّةِ”} أَخْرَجَهُ مُسْلِم وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَزَادَ: {“اَللَّهُمَّ اِجْعَلْنِي مِنْ اَلتَّوَّابِينَ, وَاجْعَلْنِي مِنْ اَلْمُتَطَهِّرِينَ”}

Umar Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tiada seorang pun di antara kamu yang berwudlu dengan sempurna, kemudian berdo’a:

‘Asyhadu allaa ilaaha illaa allaha wa asyhadu annaa muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu’

Artinya; Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hambaNya dan utusanNya,

kecuali telah dibukakan baginya pintu surga yang delapan, ia dapat masuk melalui pintu manapun yang ia kehendaki.”

Diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi dengan tambahan (doa):

‘allaahumma ij’alniii mina at-tawwaabiina waj’alnii mina al-mutathahhiriin’

Artinya; “Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.”

Jadi doa setelah wudhu itu bisa digabungkan antara dua riwayat di atas yaitu membaca ‘Asyhadu allaa ilaaha illaa allaha wa asyhadu annaa muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu’ terlebih dulu kemudian disusul dengan ‘allaahumma ij’alniii mina at-tawwaabiina waj’alnii mina al-mutathahhiriin’

Baca Juga :  Bekal Agar Selamat dari Siksa Kubur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here