Doa saat Menyembelih Hewan Kurban

0
971

BincangSyariah.Com – Syekh Wahbah Azzuhaili menyebutkan dalam kitabnya Alfiqhul wa Adillatuhu, ulama Syafiiyah mengatakan bahwa ada lima hal yang disunahkan saat menyembelih hewan kurban, yaitu membaca basmalah, membaca salawat kepada Nabi Saw., menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat, membaca takbir sebelum membaca basmalah atau setelahnya, kemudian membaca doa agar ibadah kurban tersebut diterima oleh Allah.

Oleh sebab itu, doa merupakan rangkaian ritual terakhir saat menyembelih hewan kurban. Sebelum berdoa, disunahkan membaca basmalah, salawat dan takbir terlebih dahulu.

Berikut ini adalah bacaan ringkas yang terdiri dari basmalah, salawat, dan doa saat menyembelih hewan kurban milik diri sendiri.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Jika menyembelih hewan kurban milik orang lain, maka diganti sebagai berikut;

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ فُلَان …….. (sebut nama)يَا كَرِيْمُ.

Namun terdapat bacaan lebih lengkap saat menyembelih hewan kurban sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar. Setelah menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat dan hendak menyembelih hewan kurban, maka dianjurkan melafalkan bacaan berikut.

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَأوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْد اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّيْ /مِنْ فُلاَن كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ اِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ.

Baca Juga :  Keutamaan Berpuasa pada Sepuluh Hari Pertama Zulhijjah

Wajjahtu wajhi lillazi fatharos samawati wal ardha hanifaw wama ana minal musyrikin, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin, la syarikalahu wa bizalika umirtu wa ana minal muslimin, bismillahirrahmanirrahim, allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa ‘ala ali sayyidina muhammad, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, wa lillahil hamd, allahumma hazihi minka wa ilaika fataqobbal minni/min fulan, kama taqobbalta min ibrahim kholilika.

“Aku menghadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukanNya, dan aku termasuk golongan dari orang muslimin.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih, Ya Allah limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad dan kelurganya, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allah segala puji, Ya Allah hewan ini adalah nikmat dariMu, dan melalui hewan ini pula mendekatkan diri kepadaMu, Ya Allah terimalah dariku/dari fulan, sebagaimana engkau menerima dari Nabi Ibrahim, kekasihMu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.