Doa Saat Hendak Bepergian

0
2234

BincangSyariah.Com – Bepergian merupakan perjalanan yang bagi sebagian orang membosankan. Namun, mungkin saja bagi sebagian orang, bepergian justru menyenangkan bagianya. Tapi, yang pasti bepergian itu cukup melelahkan, apalagi bepergian yang menempuh waktu yang cukup jauh.

Tentu setiap orang yang bepergian mengharapkan keselamatan dalam perjalanan pulang-pergi. Selain berhati-hati dan selalu waspada di jalan, kita juga sebaiknya berdoa dulu sebelum melakukan perjalanan dekat ataupun jauh. Apalagi hadis riwayat Abu Hurairah menyebutkan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda demikian:

ثَلاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجاباتٌ لا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ المَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ المُسافِرِ، وَدَعْوَةُ الوَالِدِ على وَلَدِهِ

Artinya: ada tiga doa yang pasti diijabah, yaitu doa orang yang terzalimi, doa orang yang bepergian, dan doa orangtua pada anaknya. (HR Abu Daud)

Oleh karena itu, Rasulullah Saw. mengajarkan beberapa doa atau zikiran yang dianjurkan untuk dibaca saat sedang bepergian. Bila Anda sedang tidak terburu-buru, ada anjuran bagi yang ingin bepergian untuk melakukan shalat sunah dua rakaat terlebih dahulu. Imam an-Nawawi dalam kitab al-adzkar menyebutkan, para ulama syafiiyyah menyunahkan membaca surah al-kafirun pada rakaat pertama setelah membaca surah al-fatihah. Pada rakaat kedua, setelah al-fatihah disunahkan membaca surah al-ikhlash.

Adapun niat shalat bepergian bisa dengan menggunakan redaksi apapun yang Anda bisa. Misalnya, ushalli sunnatas safar lillahi ta’ala, saya niat shalat sunah bepergian karena Allah ta’ala. Setelah selelasi shalat bacalah ayat kursi, surah Qurasiy (li ila fi quraisyin dst), dan setelah itu dianjurkan membaca doa berikut yang didahului dengan membaca hamdalah, salawat, dan salam:

اللَّهُمَّ بِكَ أسْتَعِينُ، وَعَلَيْكَ أتَوَكَّلُ، اللَّهُمَّ ذَلِّلْ لي صعُوبَةَ أمْرِي، وَسَهِّلْ عَليَّ مَشَقَّةَ سَفَرِي، وَارْزُقْنِي مِنَ الخَيْرِ أكْثَرَ مِمَّا أطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبّ اشْرَحْ لي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أمْرِي، اللَّهُمَّ إني أسْتَحْفِظُكَ وأسْتَوْدِعُكَ نَفْسِي وَدِينِي وأهْلِي وأقارِبي وكُلَّ ما أنْعَمْتَ عَليَّ وَعَليْهِمْ بِهِ مِنْ آخِرَةٍ وَدُنْيا، فاحْفَظْنَا أجمعَينَ مِنْ كُلّ سُوءٍ يا كَرِيمُ

Baca Juga :  Hukum Mencukur Jenggot Menurut Habib Salim bin Jindan

Allahumma bika nasta’inu, wa ‘alaika atawakkalu, allahumma dzallil li shu’ubata amri, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safari, warzuqni minal khairi aktsara mimma athlubu, washrif ‘anni kulla syar, rabbisyrah li shadri wa yassir li amri, allahumma inni astahfizhuka wa astaudi’uka nafsi wa dini wa ahli wa aqaribi wa kulla ma an’amta ‘alayya wa ‘alaihim bihi min akhiratin wa dunya, fahfazhna ajma’in min kulli su’ ya karim.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku memohon pertolongan, hanya kepada-Mu aku tawakal. Ya Allah, permudahlah bagiku permasalahan yang tadinya sulit. Ya Allah, permudahlah kesulitanku selama dalam bepergian. Berikanlah secercah kebaikan melebihi dari apa yang aku cari. Jauhkanlah keburukan dari diriku. Lapangkanlah dadaku dan permudahlah segala urusanku. Ya Allah, pada-Mu, aku serahkan dan titipkan jiwaku, agamaku, keluargaku, kerabatku, dan seluruh nikmat dunia dan akhirat yang Engkau berikan kepadaku dan kepada mereka. Jagalah kami semua dari segala hal buruk, wahai zat Yang Maha Mulia.

اللَّهُمَّ إِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ، وَبِكَ اعْتَصَمْتُ، اللَّهُمَّ اكْفني ما هَمَّني وَمَا لا أَهْتَمُّ لَهُ، اللَّهُمَّ زَوِّدْنِي التَّقْوَى، وَاغْفِرْ لي ذَنْبِي، وَوَجِّهْنِي لِلْخَيْرِ أيْنَمَا تَوَجَّهْتُ

Allahumma ilaika tawajjahtu, wa bika i’tashamtu, allahumma ikfini ma hammani wa ma la ahtammu lahu, allahumma zawwidni at-taqwa, waghfir li dzanbi, wa wajjihni lil khairi ainama tawajjahtu.

Ya Allah hanya kepada-Mu aku menghadap dan pasrah. Ya Allah, cukupkanlah keperluan yang aku butuhkan dan tidak aku butuhkan. Ya Allah, bekalilah aku dengan ketakwaan, ampunilah dosaku, dan arahkan aku untuk selalu melakukan kebaikan di manapun aku berada.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here