Doa Nabi Setelah Shalat Sunnah Rawatib

4
5881

BincangSyariah.Com – Menurut kebanyakan ulama, yang dimaksud shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengikuti shalat wajib, baik sebelum maupun sesudahnya. Shalat sunnah sebelum shalat wajib disebut qobliyah, sementara sesudah shalat wajib disebut ba’diyah. (Anjuran Melakukan Shalat Sunnah Rawatib di Rumah)

Jika kita sudah selesai melaksanakan shalat sunnah rawatib, baik qobliyah maupun ba’diyah, maka kita disunnahkan untuk membaca doa berikut;

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِي وَخَطَايَاىَ كُلَّهَا اَللّٰهُمَّ اَنْعِشْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى لِصَالِحِ الْاَ عْمَالِ وَالْاَخْلاَقِ اِنَّهُ لاَيَهْدِى لِصَالِحِهَاوَلاَيَصْرِفُ سَيِّئها اِلاَّاَنْتَ

Allohummaghfirlii dzunuubii wa khothooyaaya kullahaa. Allohumman’isynii wajburnii wahdinii li shoolihil a’maali wal akhlaaqi innahuu laa haydii li shoolihihaa wa laa yashrifu sayyiahaa illaa anta.

Ya Allah, ampunilah aku atas segala dosaku dan kesalahanku. Ya Allah, tinggikan aku dan tutupi (aib)ku, serta berilah aku petunjuk kepada kebaikan amal dan akhlak. Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat menunjukkan kepada kebaikan amal dan akhlak, serta tidak ada seorang pun yang dapat memalingkan dari keburukan amal dan akhlak kecuali Engkau.

Doa ini berdasarkan hadis riwayat Ibnu Sunni dari Abu Umamah, dia berkata;

ما دنوت من رسول الله صلى الله عليه وسلم في دبر كل صلاة مكتوبة ولا تطوع الا سمعته يقول: اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِي وَخَطَايَاىَ كُلَّهَا اَللّٰهُمَّ اَنْعِشْنِى وَاجْبُرْنِى وَاهْدِنِى لِصَالِحِ الْاَ عْمَالِ وَالْاَخْلاَقِ اِنَّهُ لاَيَهْدِى لِصَالِحِهَاوَلاَيَصْرِفُ سَيِّئها اِلاَّاَنْتَ

Tidak sekali-kali aku berada di dekat Rasulullah Saw setelah salat wajib dan setelah shalat sunnah, melainkan aku mendengarnya mengucapkan doa berikut; ‘Allohummaghfirlii dzunuubii wa khothooyaaya kullahaa. Allohumman’isynii wajburnii wahdinii li shoolihil a’maali wal akhlaaqi innahuu laa haydii li shoolihihaa wa laa yashrifu sayyiahaa illaa anta

Ya Allah, ampunilah aku atas segala dosaku dan kesalahanku. Ya Allah, tinggikan aku dan tutupi (aib)ku, serta berilah aku petunjuk kepada kebaikan amal dan akhlak. Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat menunjukkan kepada kebaikan amal dan akhlak, serta tidak ada seorang pun yang dapat memalingkan dari keburukan amal dan akhlak kecuali Engkau.

4 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Shalat rawatib termasuk shalat sunnah yang biasa dikerjakan oleh kaum muslim. Umumnya shalat ini dikerjakan sendirian di masjid sebelum dan sesudah melaksanakan shalat fardhu. Namun ada sebagian masjid yang mengerjakan shalat rawatib dengan cara berjemaah. Bagaimana hukum melaksanakan shalat sunah rawatib secara berjemaah? (Doa Nabi Setelah Shalat Sunah Rawatib) […]

  2. […] BincangSyariah.Com – Dalam sebuah pengajian, ada seorang ustadz yang menjelaskan bahwa ketika kita dalam perjalanan, kita tidak dianjurkan untuk melakukan shalat sunnah rawatib, yaitu shalat sunnah qabliyah dan ba’diyah shalat wajib. Hal ini karena dalam perjalanan, kita dianjurkan untuk meringankan shalat dengan jamak dan qashar, termasuk juga dengan tidak melakukan shalat sunnah rawatib. Benarkah tidak dianjurkan melakukan shalat sunnah rawatib ketika dalam perjalanan? (Baca: Doa Nabi Setelah Shalat Sunah Rawatib) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here