Disunahkan Berpuasa Selama di Madinah

0
347

BincangSyariah.Com – Kota Madinah merupakan tempat yang dimuliakan oleh Allah. Allah menjadikan kota Madinah sebagai tempat terbaik setelah Mekkah.

Terdapat banyak sebab yang menjadikan Madinah sebagai tempat terbaik, di antaranya; dipilih oleh Allah sebagai tempat hijrah Nabi Saw., tempat tinggal Nabi Saw., tempat Nabi Saw. dikebumikan, tempat malaikat Jibril memberikan wahyu kepada Nabi Saw., dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, kita harus meyakini keagungan kota Madinah selama berada di sana. Imam Nawawi dalam Almajmu mengatakan;

ينبغي له في مدة مقامه بالمدينة أن يلاحظ بقلبه جلالتها

“Selayaknya bagi setiap orang selama berada di Madinah untuk meyakini dengan hatinya tentang keagungan Madinah.”

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Samurah, dia mendengar Nabi Saw. bersabda;

إِنَّ اللهَ سَمَّى الْمَدِيْنَةَ طَابَةً

“Sesungguhnya Allah menyebut kota Madinah dengan (nama) Thabah (baik dan suci).”

Disebutkan hadis riwayat Imam Bukhari Muslim, bahwa Nabi Saw. pernah berdoa agar Allah menjadikan keberkahan Madinah melebihi keberkahan kota Mekkah. Hadis dimaksud bersumber dari Anas bin Malik, Nabi Saw. bersabada;

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بِالمَدِيْنَةِ ضِعْفَيْ مَاجَعَلْتَ بِمَكَّةَ مِنَ البَرَكَةِ

“Ya Allah, adikanlah keberkahan kota Madinah berlipat dari keberkahan yang engkau jadikan di Makkah.”

Salah satu cara mengagungkan Madinah adalah dengan memperbanyak berpuasa selama berada di sana. Dengan memperbanyak puasa diharapkan agar kita senantiasa berada dalam kebaikan dan terhindar dari perbuatan dosa yang bisa mengotori keagungan Madinah. Dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi mengatakan;

يستحب أن يصوم بالمدينة ما أمكنه

“Disunahkan berpuasa sebisa mungkin selama berada di Madinah.”

Baca Juga :  Tiga Kesunahan di Bulan Ramadhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.