Disunahkan Berjalan Kaki Ketika Hendak Salat Id

0
219

BincangSyariah.Com – Pada umumnya, salat Idul Fitri maupun Idul Adha dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di lapangan. Seluruh umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dianjurkan untuk keluar rumah dalam rangka meramaikan salat Id.

Bahkan perempuan yang sedang haid sekalipun dianjurkan untuk ikut bersama meramaikan pelakasanaan salat Id, hanya saja untuk perempuan haid dilarang berada di dalam masjid atau ikut salat bersama kaum Muslimin di lapangan.

Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Ummu Athiyah disebutkan bahwa Nabi Saw. bersabda;

أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.

“Nabi Saw. memerintahkan kepada kami pada saat salat Id (Idul Fitri maupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat salat kaum Muslimin.”

Di antara perbuatan sunah yang telah dicontohkan Nabi Saw. pada saat keluar rumah dalam rangka melaksanakan salat Id di masjid atau lapangan adalah berjalan kaki. Nabi Saw. ketika menuju tempat pelaksanaan salat Id selalu berjalan kaki dan tidak pernah mengendarai kendaraan.

Tedapat beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi Saw. berjalan kaki ketika hendak melaksanakan salat Id. Di antaranya adalah hadis riwayat Imam Syafii dalam kitabnya Alumm dari Imam Azzuhri;

مَا رَكِبَ رَسُوْل ُالله صلى الله عليه وسلم فِيْ عِيْدٍ وَلَا جَنَازَةٍ

“Rasulullah Saw. tidak pernah berkenderaan ketika hendak melaksanakan salat Id maupun ketika menghadiri jenazah.”

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Ibnu Umar, dia berkata;

Baca Juga :  Tiga Keutamaan Shalat Tahajud

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا.

“Rasulullah Saw. biasa berangkat melaksanakan salat Id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.”

Oleh karena itu, Sayidina Ali mengatakan sebagaimana diriwayatkan Imam Tirmidzi, bahwa berjalan kaki saat menuju tempat pelaksanaan salat Id termasuk bagian dari sunah. Setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, selayaknya mengikuti sunah Nabi Saw. ini.

من السنة ان يخرج الى العيد ماشيا

“Termasuk dari perbuatan sunah adalah berjalan kaki ketika menuju tempat pelaksanaan salat Id.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here