Dalil Empat Tempat Sunah Mengangkat Kedua Tangan Saat Shalat

0
690

BincangSyariah.Com – Mengangkat kedua tangan pada waktu yang telah ditentukan dalam ibadah shalat merupakan hal sunah yang dianjurkan Rasulullah. Perbuatan ini termasuk sunah haiah. Artinya, bila sengaja tidak dilakukan atau lupa melakukannya, tidak disunahkan mengulanginya atau melakukan sujud sahwi. Ada empat tempat atau posisi di mana orang yang shalat  disunahkan mengangkat kedua tangan setinggi kira-kira di atas kedua pundak atau sejajar dengan telinga sambil membuka telapak tangan dan merenggangkan jari jarinya.

Pertama, saat mengucapkan takbiratulihram. Ini disepakati oleh ulama empat mazhab. Dalil kesunahan tersebut adalah hadis riwayat Salim bin Abdullah; dari Abdullah yang melihat Rasulullah saw. mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua pundak ketika memulai shalat. (HR Bukhari dan Muslim).

Kedua dan ketiga, saat hendak rukuk dan bangun dari rukuk. Pendapat ini diikuti oleh mazhab Syafii, mazhab Hanbali, salah satu riwayat dari mazhab Malik. Dalil kesunahan praktik ini adalah hadis riwayat Muhammad bin ‘Amr bin ‘Atha dam Salim bin Abdullah di atas.

Keempat, saat hendak berdiri dari tasyahud awal. Tentu ini hanya disunahkan pada shalat lima waktu selain shalat Subuh. Hal ini karena shalat Subuh tidak terdapat tasyahud awal. Dalil kesunahannya itu hadis riwayat Abu Humaid al-Saidi yang melihat Rasulullah saw. itu saat hendak bangun dari sujud kedua, beliau bertakbir sambil mengangkat kedua tangannya sampai bersejajar dengan kedua pundaknya sebagaimana saat ia melakukannya ketika takbiratulihram (HR Abu Daud dan al-Tirmidzi).

sumber berbahasa Arab: Dorar.net

Baca Juga :  Bagaimana Salat Idulfitri Bagi Seorang Musafir?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here