Dalam Salat Jenazah, Sebaiknya Alfatihah Dibaca Pelan atau Keras?

0
382

BincangSyariah.Com – Salat jenazah memiliki rukun dan tata-cara pelaksanaan yang berbeda dari rukun dan tata-cara salat pada umumnya. Imam Abu Ishaq Assyairazi menyebutnya dengan solatun wahidah, salat tersendiri yang tidak sama dengan salat lainnya. Tentunya termasuk dengan tata-cara membaca surah Alfatihah. Apakah dalam salat jenazah, sebaiknya Alfatihah dibaca pelan atau keras?.

Menurut kebanyakan ulama, sebaiknya surah Alfatihah dibaca pelan dalam salat jenazah, baik dilaksanakan di waktu malam maupun siang hari. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Imam Abu Ishaq Assyairazi dalam kitabnya Almuhazzab berikut;

والسنة في قراءتها الإسرار……. وسننها الإسرار ، فلم يختلف فيها الليل والنهار

“Sunahnya dalam membaca Alfatihah adalah dipelankan…sunah-sunah salat jenazah adalah dipelankan, dan tidak ada bedanya salat jenazah tersebut dilaksanakan di waktu malam maupun siang hari.”

Bahkan menurut Imam Syafii sebagaimana dikutip Imam Nawawi dalam kitabnya Almajmu, tidak hanya surah Alfatihah, seluruh bacaan dalam seluruh salat jenazah disunahkan dibaca pelan semua, mulai dari salawat kepada Nabi Saw. dan keluarganya, doa kepada jenazah maupun doa kepada diri sendiri dan seluruh kaum Muslim. Hanya ketika melakukan takbir dan salam saja yang disunahkan untuk dikeraskan dan dinyaringkan.

وظاهر نص الشافعي في المختصر الإسرار لأنه قال : ويخفي القراءة والدعاء ، ويجهر بالتسليم ، هذا نصه ، ولم يفرق بين الليل والنهار ، ولو كانا يفترقان لذكره

“Teks Imam Syafii dalam kitab Almukhtashar dengan jelas mengatakan untuk dipelankan. Beliau berkata, ‘Hendaknya orang salat jenazah mempelankan bacaan Alfatihah dan doa, dan mengeraskan salam.’ Ini adalah teks perktaan Imam Syafii dan beliau tidak membedakan antara dilaksanakan di waktu malam atau siang hari. Andaikan antara salat jenazah yang dilaksanakan malam dan siang hari berbeda, maka beliau pasti akan menyebutkannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here