Daftar Nisab Zakat Lengkap

0
212

BincangSyariah.Com – Berikut ini ialah nisab zakat lengkap untuk masing-masing harta yang wajib dizakati. Ada lima harta yang wajib dizakati, yakni: hasil pertanian, hasil peternakan, emas dan perak atau uang, harta perniagaan, dan harta tambang atau harta pendaman.

  1. Nisab Hasil Pertanian

Hasil pertanian yang wajib dizakati ialah kurma, anggur, serta makanan pokok apabila ia berupa biji-bijian (hubub) dan memiliki kemampuan untuk disimpan. Seperti gandum, padi, jagung, kacang kedelai, dan lain-lain. Untuk nisab hasil pertanian ini ialah sebesar 5 wasq atau setara dengan 750 kg. Timbangan tersebut ialah timbangan besertaan dengan kulitnya. Contohnya, bila hasil pertanian tersebut ialah padi, maka timbangan 750 kg tersebut ialah timbangan padi basah yang belum mengalami pengeringan atau penggilingan (belum menjadi beras). Artinya, bila seseorang mendapatkan hasil pertanian padi sebanyak 750 kg, maka ia sudah wajib mengeluarkan zakat.

Besaran zakat yang mesti dikeluarkan dari hasil pertanian ialah 10% apabila pertanian mengandalkan air hujan, dan 10% apabila pertanian menggunakan sistem irigasi berbayar.

  1. Nisab Hasil Peternakan

Hanya ada beberapa jenis hewan yang wajib dizakati, yakni unta, sapi, kerbau, kuda, dan kambing / domba. Untuk ternak unggas ataupun lainnya, tidak dizakati dengan zakat hasil peternakan, namun dizakati menggunakan skala zakat perniagaan.

Unta. Nisabnya ialah 5 ekor.

Sapi, kerbau, dan kuda. Nisabnya ialah 30 ekor.

Kambing / domba. Nisabnya ialah 60 ekor.

  1. Nisab Emas, Perak, dan Uang

Nisab emas ialah 20 dinar. Setara dengan 85 gram emas murni.

Nisab perak ialah 200 dirham. Setara dengan 672 gram perak.

Nisab uang, perlu dikonversikan dengan salah satu dari nisab emas atau nisab perak. Bila seseorang memiliki uang yang ternyata sudah mencapai nilai seharga 85 gram emas murni, maka ia wajib zakat.

Baca Juga :  Tiga Ibadah yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Punya Hadas Kecil

Besaran zakat emas, perak dan uang ialah 2,5%

  1. Nisab Perniagaan

Harta perniagaan, baik yang bergerak di bidang perdagangan, industri, jasa, dan lainnya yang dikelola secara individu maupun badan usaha, nishabnya ialah 20 dinar, setara 85 gram emas murni. Artinya jika suatu badan usaha pada akhir tahun tutup buku sudah memiliki kekayaan (modal dan keuntungan) lebih besar atau setara dengan 85 gram emas, maka wajib zakat. Nilai besaran zakatnya ialah 2,5%.

  1. Nisab Bahan Tambang atau Harta Pendaman

Bahan tambang yang wajib dizakati ialah pertambangan emas dan perak. Nisabnya sama seperti nisab emas dan perak. Besaran zakatnya 2,5 %

Harta pendaman yang dimaksud disini ialah harta pendaman zaman jahiliyyah. Nisabnya sama seperti nisab emas dan perak. Besaran zakatnya ialah 20%



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here