Cara Mengusap Kedua Telinga dengan Benar Saat Wudu

0
1884

.BincangSyariah.Com – Salah satu sunah-sunahnya wudu adalah mengusap kedua telinga. Lalu bagaimana cara mengusap kedua telinga dengan benar saat wudu? Berikut penjelasannya

Di dalam kitab Fathul Qarib karya imam Abu Qasim Al-Ghazi. Beliau menjelaskan tentang cara mengusap kedua telinga dengan benar saat berwudu.

(ومسح) جميع (الأذنين ظاهرهما وباطنهما بماء جديد) أي غير بلل الرأس، والسنة في كيفية مسحهما أن يدخل مسبحتيه في صماخيه، ويديرهما، على المعاطف، ويمرّ إبهاميه على ظهورهما، ثم يلصق كفيه، وهما مبلولتان بالأذنين استظهاراً.

(Termasuk sunah-sunahnya wudu) Membasuh seluruh bagian kedua telinga baik luarnya maupun bagian dalamnya dengan air yang baru. Yakni bukan sebab basahnya kepala  (bukan dari air bekas mengusap kepala). Dan sunahnya di dalam cara mengusap kedua telinga adalah dengan cara (orang yang berwudu tersebut) memasukkan kedua jari telunjuknya ke dalam lubang telinga. ia memutar-mutar keduanya (jari telunjuk) di atas lipatan-lipatan telinga. Dan menjalankan kedua ibu jarinya di telinga bagian belakang (dari bawah ke atas). Kemudian ia menempelkan kedua telapak tangannya yang dalam keadaan basah pada kedua telinganya guna memastikan meratanya usapan air ke telinga.

Berdasarkan keterangan di atas, maka ada tiga hal yang harus diperhatikan saat mengusap kedua telinga.

Pertama, mengusap bagian luar dan dalam telinga. Hal ini berdasarkan hadis Nabi saw.

عن ابن عباس رضي الله عنه : “أن النبي صلى الله عليه وسلم مسح برأسه وأذنيه ظاهرهما وباطنهما”. رواه الترمذي

Dari Ibnu Abbas r.a. bahwasannya Nabi saw. mengusap kepalanya dan kedua telinganya baik yang bagian luar maupun dalamnya. (HR. At-Tirmidzi).

Kedua, telunjuk tangan bertugas untuk membersihkan bagian dalam telinga. Dan ibu jari (jempol tangan) bertugas untuk membersihkan bagian luar telinga. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Ibnu Abbas tentang praktik wudunya Nabi saw. diantara penjelasan Ibnu Abbas ialah

Baca Juga :  Macam-Macam Air yang Boleh Digunakan untuk Berwudhu

ثم مسح برأسه وأذنيه باطنهما بالسباحتين وظاهرهما بإبهاميه…..(رواه النسائي)

Kemudian beliau mengusap kepalanya dan kedua telinganya baik bagian dalamnya dengan menggunakan kedua jari telunjuknya maupun bagian luarnya dengan menggunakan ibu jarinya (jempol). (HR. An-Nasai)

Ketiga, air yang digunakan mengusap telinga harus berbeda dengan air yang digunakan mengusap kepala. Yakni basahnya telinga bukan disebabkan mengusap kepala atau membasuh telinga dengan air bekas mengusap kepala. Hal ini berdasarkan hadis Nabi saw.

وقال عبدالله بن زيد: “رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتوضأ، فأخذ ماء لأذنيه خلاف الماء الذي أخذه لرأسه” رواه الحاكم وقال عنه الحافظ الذهبي: صحيح.

Abdullah bin Zaid berkata: “Aku melihat Nabi saw. sedang berwudu, lalu beliau mengambil air untuk mengusap kedua telinganya yang air tersebut berbeda dengan air yang diambilnya untuk (mengusap) kepalanya.” (HR. Al Hakim) Dan Imam Az Zahabi menilai hadis ini sahih.

Demikianlah cara mengusap kedua telinga dengan benar saat wudu. Meskipun mengusap telinga bukan fardunya wudu, tetapi caranya yang benar pun tetap harus diperhatikan. Agar ibadah kita semakin afdhal. Selain menjalankan sunahnya mengusap telinga, kita juga mempraktikkan cara benar yang sesuai sunah dalam mengusap telinga. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here