Cara Mendapatkan Pahala Salat Semalam Suntuk di Bulan Ramadan

0
639

BincangSyariah.Com – Banyak keistimewaan yang diberikan Allah di bulan Ramadan. Di antaranya adalah pahala yang dilipatgandakan. Di bulan Ramadan, meski ibadah yang dilakukan sedikit, namun pahala yang diberikan banyak. Ibadah sunah dibalas seperti pahala melakukan ibadah wajib. Sedangkan ibadah wajib, pahalanya dilipatgandakan sampai tujuh puluh kali.

Di bulan Ramadan, terdapat sebuah amal ibadah yang memiliki balasan pahala seperti salat semalam suntuk. Salat semalam suntuk tentu sangat berat dan sangat sedikit sekali di anatara kita yang mampu melakukannya. Meski demikian, pahala salat semalam suntuk bisa kita raih dengan cara melakukan salat Tarawih dengan berjamaah sampai imam selesai. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi dari Abu Dzar, dia berkata;

صُمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَلَمْ يُصَلِّ بِنَا حَتَّى بَقِىَ سَبْعٌ مِنَ الشَّهْرِ فَقَامَ بِنَا حَتَّى ذَهَبَ ثُلُثُ اللَّيْلِ ثُمَّ لَمْ يَقُمْ بِنَا فِى السَّادِسَةِ وَقَامَ بِنَا فِى الْخَامِسَةِ حَتَّى ذَهَبَ شَطْرُ اللَّيْلِ فَقُلْنَا لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ نَفَّلْتَنَا بَقِيَّةَ لَيْلَتِنَا هَذِهِ فَقَالَ  إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ. ثُمَّ لَمْ يُصَلِّ بِنَا حَتَّى بَقِىَ ثَلاَثٌ مِنَ الشَّهْرِ وَصَلَّى بِنَا فِى الثَّالِثَةِ وَدَعَا أَهْلَهُ وَنِسَاءَهُ فَقَامَ بِنَا حَتَّى تَخَوَّفْنَا الْفَلاَحَ. قُلْتُ لَهُ وَمَا الْفَلاَحُ قَالَ السُّحُورُ.

“Kami pernah berpuasa bersama Rasulullah Saw. Beliau tidaklah pernah melaksanakan salat malam bersama kami hingga tersisa tujuh hari bulan Ramadan. Beliau lantas salat bersama kami hingga berlalu sepertiga malam. Ketika tersisa enam hari, beliau tidak salat bersama kami. Namun ketika tersisa lima hari, beliau salat bersama kami hingga berlalu pertengahan malam. Kami katakan kepada Rasulullah Saw, ‘Bagaimana seandainya kami melakukan salat sunnah lagi untuk malam yang tersisa ini?’ Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya siapa saja yang salat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan salat semalam suntuk (semalam penuh).’”

Baca Juga :  Ini Zikir Menyambut Bulan Ramadan Syaikh Abdur Qadir al-Jilani

Kemudian beliau tatkala itu tidak salat bersama kami hingga Ramadan tersisa tiga hari. Beliau salat bersama kami pada tersisa tiga hari dari Ramadan. Beliau lantas mengerjakan salat malam kala itu bersama keluarga dan istri-istrinya hingga kami khawatir dengan “falah”. Aku bertanya padanya, “Apa yang dimaksud falah?” Ia menjawab, “Yaitu waktu sahur.”

Hadis ini menunjukan betapa besar pahala yang akan kita dapatkan bila kita salat Tarawih berjamaah hingga imam selesai. Kita selayaknya manfaatkan kesempatan meraih pahala besar ini dengan merutinkan Tarawih berjamaah pada setiap malam selama bulan Ramadan.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here