Bolehkah Salat Sunah Qabliyah Setelah Salat Subuh?

0
839

BincangSyariah.Com – Salat sunah qabliyah subuh disunahkan dilaksanakan setelah azan subuh selesai dan sebelum salat subuh dilaksanakan. Lalu bagaimana jika melakukan salat sunah qabliyah setelah salat subuh?

Salat sunah qabliyah sendiri sesuai sunah yang telah dicontohkan oleh Nabi saw., sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim berikut. Dari Sayidah Aisyah, dia berkata;

كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يصلي ركعتي الفجر إذا سمع الأذان  ويخففهما

“Rasulullah saw.  salat dua rakaat fajar saat berkumandang azan Subuh dan meringankan  dua rakaatnya.”

Melalui hadis ini, sebagaimana disebutkan Imam Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim, para ulama mengatakan bahwa waktu salat sunah qabliyah subuh dimulai sejak waktu subuh tiba, disunahkan untuk dilaksanakan di awal waktu setelah azan berkumandang, dan disunahkan meringankan pelaksanaannya.

Oleh karena itu, waktu terbaik melaksanakan salat sunah qabliyah Subuh adalah di awal waktu dan sebelum salat subuh dilaksanakan. Namun demikian, jika melaksanakan salat sunah qabliyah Subuh setelah salat subuh, maka hukumnya boleh dan sah asalkan waktu Subuh masih ada. Hal ini karena waktu salat sunah qabliyah Subuh dimulai sejak waktu Subuh tiba dan berakhir hingga waktu Subuh habis.

Dalam kondisi tertentu, salat qabliyah Subuh sunah dilakukan setelah salat Subuh. Misalnya, ketika ada orang yang baru tiba di masjid tapi salat Subuh berjamaah sudah mau dilaksanakan sehingga jika melaksanakan salat qabliyah, dia akan ketinggalan takbiratul ihramnya imam. Dalam kondisi seperti ini, dia dianjurkan melaksanakan Subuh berjamaah bersama imam, lalu melakukan salat sunah qabliyah setelah salat subuh.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Muin berikut;

يجوز تأخير الرواتب القبلية عن الفرض وتكون أداء وقد  يسن كأن حضر والصلاة تقام أو قربت إقامتها بحيث لو اشتغل بها يفوته تحرم  الإمام فيكره الشروع فيها

Baca Juga :  Keutamaan Membaca Ayat Kursi setelah Salat Wajib

“Boleh mengakhirkan salat sunah qabliyah setelah salat wajib. Bahkan terkadang disunahkan, seperti ada orang yang baru tiba tapi salat berjamaah mau dilaksanakan atau hampir dilaksanakan sehingga jika dia melaksanakan salat qabliyah, maka dia akan ketinggalan takbiratul ihramnya imam. Dalam kondisi seperti ini, dia makruh melakukan salat sunah qabliyah (terlebih dulu sebelum salat wajib).”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.