Bolehkah Puasa Sunnah di Bulan Rabiul Awwal?

0
10

BincangSyariah.Com – Umumnya kaum muslim merayakan hari kelahiran Nabi Saw di bulan Rabiul Awal dengan acara maulid yang diisi dengan pembacaan sirah kelahiran Nabi Saw, tausiyah, dan lain sebagainya. Namun ada sebagian yang merayakan hari kelahiran Nabi Saw dengan melakukan puasa sunnah, bahkan berpuasa selama bulan Rabiul Awal. Sebenarnya, bolehkah puasa sunnah di bulan Rabiul Awal?

Berpuasa di hari kelahiran Nabi Saw di bulan Rabiul Awal, hukumnya adalah boleh. Dalam Islam, kita tidak dilarang berpuasa di hari kelahiran Nabi Saw, bahkan hal itu dianjurkan sebagaimana Nabi Saw juga sering berpuasa di hari Senin, karena pada hari itu beliau dilahirkan. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim berikut;

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

Nabi Saw ditanya mengenai puasa hari Senin. Beliau menjawab; Itu adalah hari aku dilahirkan, pada hari itu aku diutus dan pada hari itu aku mendapatkan wahyu.

Bahkan menurut sebagian ulama, kita dianjurkan untuk memperbanyak berpuasa di bulan Rabiul Awal. Hal ini karena pada bulan itu, Nabi Saw dilahirkan. Sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran beliau, maka kita dianjurkan untuk memperbanyak berpuasa di bulan Rabiul Awal.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kanz an-Najah wa s-Surur fi al-Ad’iyati allati Tasyrohu as-Shuduur berikut;

بيان ما يطلب في شهر ربيع الاول: اعلم انه يطلب في هذا الشهر كثرة الصيام والصلاة على نبينا سيد الانام صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه لان هذا الشهر العظيم قد ظهر فيه الخير العميم وطلع فيه سعد السعود باشراق طلعة نبينا السنية على الوجود

Menjelaskan sesuatu yang dianjurkan di bulan Rabiul Awal: Ketahuilah bahwa dianjurkan di bulan ini (Rabiul Awal) memperbanyak berpuasa dan membaca shalawat atas Nabi Muhammad Saw. Karena di bulan agung ini telah lahir kebaikan yang luas dan kebahagiaan agung, yaitu dengan lahirnya Nabi kita, Muhammad Saw.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan di atas, maka berpuasa di bulan Rabiul Awal hukumnya boleh, bahkan dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kalahiran Nabi Saw di bulan Rabiul Awal ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here