Bolehkah Non-Muslim Berziarah ke Kuburan Orang Muslim?

3
1078

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, berziarah kuburan termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Setiap Muslim dianjurkan untuk senantiasa melakukan ziarah kubur guna mengingat kehidupan akhirat dan mendoakan orang yang diziarahi. Apakah anjuran ziarah kubur ini berlaku juga pada non-Muslim dan bolehkah non-Muslim berziarah pada kuburan orang Muslim?

Secara khusus, anjuran ziarah kubur ditujukan kepada orang Muslim. Sementara bagi non-Muslim tidak ada anjuran untuk melakukan ziarah, sebagaimana tidak ada tuntutan melaksanakan salat untuk mereka. Namun demikian, jika ada non-Muslim yang ingin melakukan ziarah, meski ke kuburan orang Muslim, maka hukumnya boleh.

Karena itu, jika ada non-Muslim yang ingin ziarah ke kuburan orang tuanya yang Muslim, kerabatnya, atau ke kuburan para ulama dan wali, maka tidak boleh dilarang dan dicegah. Tidak ada larangan bagi non-Muslim untuk menziarahi kuburan kelurganya yang Muslim, atau kuburan para ulama dan wali. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Muhammad Ibnul Muflih Almaqdisi dalam kitabnya Alfuru’ berikut;

وَلَا يُمْنَعُ الْكَافِرُ زِيَارَةَ قَرِيبِهِ الْمُسْلِمِ ، وَيَقِفُ الزَّائِرُ أَمَامَ الْقَبْرِ

“Non-Muslim tidak boleh dilarang menziarahi kerabatnya yang Muslim, dan hendaknya peziarah berdiri di depan kuburan.”

Kebolehan non-Muslim menziarahi kuburan orang Muslim ini juga ditegaskan dalam kitab Syarh Muntahal Iradat berikut;

ولا يمنع كافر زيارة قبر قريبه المسلم كعكسه

“Non-Muslim tidak boleh dilarang menziarahi kuburan kerabatnya yang Muslim, sebagaimana sebaliknya (orang Muslim tidak boleh dilarang menziarahi kuburan kerabatnya yang non-Muslim).”

Dalam kitab Kasyaful Qina’, Imam Manshur Albahuti menjelaskan bahwa kebolehan non-Muslim menziarahi kuburan orang Muslim didasarkan pada ketiadaan dalil yang melarangnya. Tidak ditemukan dalil yang melarang non-Muslim menziarahi orang Muslim, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal. Beliau berkata;

Baca Juga :  Perumpamaan Orang yang Membaca Alquran dan Tidak Menurut Rasulullah

ولا يمنع كافر من زيارة قريبه المسلم  حيا كان أو ميتا ، لعدم المحظور

“Non-Muslim tidak boleh dilarang menziarahi kerabatnya yang Muslim, baik masih hidup atau telah meninggal, karena tidak ada larangan.”

Dengan demikian, ziarah kubur boleh dilakukan oleh non-Muslim meskipun berziarah pada kuburan orang Muslim, seperti kuburan para ulama, wali dan lainnya.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here