Bolehkah Niat Menjadi Imam pada Pertengahan Salat?

0
1369

BincangSyariah.Com – Dalam salat berjemaah, bila seseorang menjadi makmum, maka dia wajib berniat sebagai makmum saat takbiratul ihram. Jika ada orang salat berjemaah berposisi sebagai makmum tapi tidak berniat sebagai makmum saat takbiratul ihram, maka salatnya dinilai tidak sah.

Adapun jika berposisi sebagai imam, maka dia tidak wajib berniat sebagai imam saat takbiratul ihram. Bagi imam salat berjemaah, niat menjadi imam adalah sunah. Karena itu, meskipun imam tidak berniat menjadi imam, salatnya tetap sah. Hanya saja jika imam tidak berniat menjadi imam, dia tidak mendapatkan keutamaan salat berjemaah karena dianggap salat sendirian.

Dalam kitab Fathul Qarib disebutkan;

فلا يجب في صحة الاقتداء به في غير الجمعة نية الإمامة، بل هي مستحبة في حقه، فإن لم ينو فصلاته فرادى “

Maka tidak wajib niat menjadi imam sebagai syarat sah salat berjemaah selain salat Jumat. Bagi imam, niat menjadi imam adalah sunah. Hanya saja jika imam tidak niat menjadi imam, maka salatnya dianggap salat sendirian.”

Apakah niat menjadi imam harus dilakukan saat takbiratul ihram atau bisa di pertengahan salat?

Niat menjadi imam boleh dilakukan saat takbiratul ihram dan juga boleh dilakukan di pertengahan salat. Oleh karena itu, jika ada seseorang yang salat sendirian di masjid atau mushalla, kemudian saat pertengahan salat tiba-tiba ada orang lain datang sebagai makmum, maka dia boleh niat menjadi imam saat itu juga.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Muin karya Syaikh Zainudin Almalibari berikut;

فإن لم ينو ولو لعدم علمه بالمقتدين حصل لهم الفضل دونه وإن نواه في الأثناء حصل له الفضل من حينئذ

“Jika seseorang tidak berniat sebagai imam, meskipun disebabkan tidak mengetahui akan datangnya makmum, lalu datang orang lain sebagai makmum, maka makmumnya mendapatkan pahala berjemaah, sementara imam tidak. Namun jika dia niat menjadi imam di pertengahan salat, maka mulai saat itu dia mendapatkan keutamaan salat berjemaah.”

Baca Juga :  Tafsir Surah Al-Isra’ Ayat 19: Empat Cara Mendapatkan Pahala di Akhirat

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa makmum wajib niat menjadi makmum saat takbiratul ihram. Jika tidak berniat menjadi makmum, atau niat menjadi makmum di luar takbiratul ihram, maka salatnya tidak sah. Adapun imam disunahkan niat menjadi imam dan boleh dilakukan saat takbiratul ihram dan boleh saat pertengahan salat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here