Bolehkah Mewakilkan Penyembelihan Hewan Kurban kepada Nonmuslim?

0
955

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa penyembelihan hewan kurban boleh diwakilkan kepada orang lain. Orang yang tidak bisa menyembelih hewan kurban sendiri, baik laki-laki terlebih lagi perempuan, maka sebaiknya diwakilkan kepada orang yang bisa dan terbiasa menyembelih hewan.

Dianjurkan mewakilkan sembelihan hewan kurban kepada orang Muslim yang saleh dan terbiasa menyembelih hewan. Hal ini agar sembelihan hewan kurban tersebut semakin besar harapan diterima Allah dan juga karena Nabi Saw. mewakilkan sembelihan hewan kurbannya kepada salah satu sahabat terbaiknya, yaitu Sayidina Ali.

Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Sayidina Ali, dia berkata;

أَمَرَنِي اَلنَّبِيُّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ أَقْوَمَ عَلَى بُدْنِهِ, وَأَنْ أُقَسِّمَ لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلَالَهَا عَلَى اَلْمَسَاكِينِ, وَلَا أُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئاً

“Nabi Saw. memerintahkan padaku untuk mengurus unta milik beliau, lalu beliau memerintahkan untuk membagi semua daging kurban, kulit dan jilalnya (kulit yang ditaruh di punggung unta untuk melindungi diri dari dingin) untuk orang-orang miskin. Dan aku tidak boleh memberikan bagian apa pun dari hasil kurban kepada tukang jagal (sebagai upah).”

Lantas bagaimana jika penyembelihan hewan kurban diwakilkan kepada nonmuslim, apakah boleh dan sah?

Dianjurkan untuk mewakilkan penyembelihan hewan kurban kepada orang Muslim. Namun demikian, para ulama membolehkan mewakilkan penyembelihan hewan kurban kepada nonmuslim meskipun makruh. Hewan kurban yang disembelih oleh nonmuslim dihukumi sah secara syar’i karena nonmuslim tidak dilarang membantu orang Muslim dalam hal-hal yang berkaitan dengan ibadah sekalipun.

Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Syaikh Wahbah Azzuhaili dalam kitabnya Alfiqhul Islami wa Adillatuhu;

ويكره استنابة ذمي (كتابي) وصبي واعمي. وان وكل مسلم ذميا فذبح جاز لأنه يجوز للكافر ان يتولى ما كان قربة للمسلم كبناء المساجد والقناطر

Baca Juga :  Hukum Salat Memakai Sarung Tangan

“Dimakruhkan meminta bantuan kepada nonmuslim (ahlul kitab), anak kecil dan orang buta (dalam penyembelihan hewan kurban-pen). Jika orang Muslim mewakilkan kepada nonmuslim kemudian nonmuslim tersebut menyembelih, maka hukumnya boleh. Hal ini karena boleh bagi nonmuslim membantu hal-hal yang sifatnya ibadah bagi orang Muslim, seperti membangun masjid dan menara.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here