Bolehkah Meninggalkan Salat Jumat Karena Merawat Orang Sakit?

1
1285

BincangSyariah.Com – Kadang kita harus merawat keluarga, kerabat yang sedang sakit di rumah atau rumah sakit. Namun dalam kondisi tertentu, kadang kita tidak bisa meninggalkan orang yang sakit tersebut sehingga kita tidak bisa keluar untuk sekedar salat Jumat. Apakah boleh meninggalkan salat Jumat karena merawat orang sakit?

Dalam masalah ini, ulama sepakat bahwa orang yang merawat orang sakit statusnya sama dengan orang yang sakit tersebut mengenai kebolehan meninggalkan salat Jumat dan salat berjemaah. Namun demikian, kebolehan ini harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan oleh para ulama.

Menurut ulama Syafiiyah, orang yang merawat atau menunggu orang sakit dibolehkan meninggalkan salat jika memenuhi dua syarat berikut.
Pertama, tidak ada orang lain yang merawat atau menjaganya. Jika masih ada orang lain yang menjaganya, maka tidak boleh meninggalkan salat Jumat.
Kedua, atau ada orang lain yang merawat dan menjaga orang sakit tersebut, namun kehadirannya sangat dibutuhkan oleh orang yang sakit, maka diperbolehkan juga meninggalkan salat Jumat.

Dalam kitab Almausu’ah Alfiqhiyah Alkuwaitiyah disebutkan;

وقال الشّافعيّة : يجوز التّخلف عن الجمعة والجماعة لممرّض مريضٍ قريبٍ بلا متعهّدٍ , أو له متعهّد , لكنّ المريض يأنس به لتضرر المريض بغيبته , فحفظه أو تأنيسه أفضل من حفظ الجماعة

“Ulama Syafiiyah berkata, ‘Boleh meninggalkan salat Jumat dan salat berjemaah bagi orang yang merawat orang sakit yang masih memiliki hubungan kerabat dan tidak ada orang lain yang merawatnya. Atau ada orang lain yang merawatnya, namun orang yang sakit terhibur dengan kehadirannya dan menyebabkan bahaya bagi si sakit jika dia tidak ada. Maka menjaga dan menghiburnya lebih utama dibanding menjaga berjemaah.”

Jika sudah memenuhi dua syarat di atas, maka orang yang merawat orang sakit boleh meninggalkan salat Jumat. Namun demikian, dia wajib melaksanakan salat Zuhur sebagaimana salat Zuhur pada hari-hari biasa.

Baca Juga :  Saran Imam al-Ghazali Soal Frekuensi Hubungan Intim dalam Seminggu

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here