Bolehkah Mendahulukan Shalat Gerhana daripada Shalat Wajib?

3
2565

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, kita sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat yang disebut dengan shalat khusufusy syamsi dan khusuful qomar. Terkadang kedua shalat gerhana ini bertepatan dengan waktu shalat wajib. Dalam keadaan demikian, bolehkah mendahulukan shalat gerhana terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat wajib? Bagaimanakah menurut pendapat ulama fikih atau ahli hukum Islam?

Jika gerhana matahari atau gerhana bulan terjadi di awal waktu shalat wajib, maka mendahulakan pelaksanaan shalat khusufusy syamsi atau khusuful qomar sebelum melaksanakan shalat wajib hukumnya boleh. Bahkan jika dikhawatirkan gerhana akan segera hilang, maka sebaiknya melakukan shalat gerhana terlebih dahulu kemudian melaksanakan shalat wajib. (Tata Cara Melakukan Sholat Gerhana Matahari Lengkap Terjemah dan Latin)

Adapun jika gerhana matahari atau gerhana bulan terjadi di akhir waktu shalat wajib, dan jika mendahulukan shalat khusufusy syamsi atau khusuful qomar menyebabkan shalat wajib tidak dilaksanakan tepat waktu, maka dalam keadaan seperti ini wajib melakukan shalat wajib terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan melaksanakan shalat khusufusy syamsi atau khusuful qomar jika tetap masih terjadi gerhana. (Bolehkah Melakukan Sholat Gerhana Sendirian di Kantor atau Rumah?)

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ berikut;

وإن اجتمعت مع المكتوبة في أول الوقت بدأ بصلاة الكسوف لأنه يخاف فوتها بالتجليفإذا فرغ منها بدأ بالمكتوبة قبل الخطبة للكسوف ..وإن اجتمعت معها في آخر الوقت بدأ بالمكتوبة لأنهما استويا في خوف الفوات والمكتوبة آكد فكان تقديمها أولى

Jika shalat gerhana bersamaan dengan shalat wajib di awal waktu, maka hendaknya mendahulukan shalat gerhana karena khawatir (matahari atau bulan) cerah kembali sehingga shalat gerhana tidak bisa dilaksanakan.

Setelah selesai melaksanakan shalat gerhana, kemudian dilanjutkan melaksanakan shalat wajib sebelum melaksanakan khutbah shalat gerhana.

Jika shalat gerhana bersamaan dengan shalat wajib di akhir waktu, maka harus mendahulukan shalat wajib karena keduanya sama-sama dikhawatirkan waktunya habis. Shalat wajib lebih kuat sehingga mendahulukan shalat wajib lebih utama. Wallahu a’lam bis showab wa bi murodih

100%

3 KOMENTAR

  1. Cukup bagus pencerahannya. Agar umat lebih tau mana yg boleh mana yg tidak dan umat lebih bisa mendekatkan diri kepada yg maha kuasa(ALLAHURABBI)

  2. […] Menurut para ulama, anak yang masih kecil tidak wajib melakukan puasa Ramadhan. Meski tidak wajib, namun jika mereka berpuasa, maka puasanya dinilai sah, sebagaimana mereka juga sah melakukan shalat wajib. Karena itu, jika anak kecil sudah berumur tujuh tahun, maka dianjurkan bagi walinya untuk menyuruh mereka melakukan puasa Ramadhan, sebagaimana dianjurkan menyuruh mereka melakukan shalat wajib. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here