Bolehkah Membaca Alquran Ketika Rukuk dan Sujud?

0
625

BincangSyariah.Com – Salah satu hal yang disunahkan saat salat adalah membaca Alquran setelah membaca Al-Fatihah di rakaat pertama dan kedua. Lalu bolehkah membaca Alquran ketika rukuk dan sujud sebagai pengganti bacaan tasbih?

Terkait hal ini, imam Nawawi di dalam kitab Al-Adzkar telah menjelaskannya sebagaimana berikut.

يكره قراءة القرآن في الركوع والسجود، فإن قرأ غير الفاتحة لم تبطل صلاته، وكذا لو قرأ الفاتحة لا تبطل صلاته على الأصح، وقال بعض أصحابنا: تبطل.

“Dimakruhkan membaca Al-Qur’an saat rukuk dan sujud. Jika seseorang membaca Alquran selain Al-Fatihah, maka salatnya tidak batal. Begitu pula jika seseorang membaca surah Al-Fatihah, maka salatnya pun tidak batal menurut pendapat yang paling sahih. Namun menurut sebagian ulama kita (mazhab Syafi’i) mengatakan batal.”

Imam Nawawi juga menambahkan dalil kemakruhan membaca Alquran ketika rukuk dan sujud sebagai berikut.

عَنْ عَلِىِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ قَالَ نَهَانِيْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا. (رواه مسلم)

Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, “Rasulullah saw. telah melarangku untuk membaca Alquran ketika rukuk atau sujud.” (H.R. Muslim)

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: أَلاَ وَإِنِّى نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا. (رواه مسلم)

Dari Ibnu Abbas r.a., dari Rasulullah saw. bahwasannya beliau bersabda, “Ketahuilah, dan sungguh aku dilarang untuk membaca Alquran ketika rukuk atau sujud.” (HR. Muslim)

Dengan demikian, membaca Alquran ketika rukuk dan sujud adalah boleh, hanya saja berhukum makruh, karena yang disunnahkan ketika rukuk dan sujud adalah membaca tasbih, bukan membaca Alquran. Sedangkan tempatnya membaca Alquran dalam salat adalah ketika berdiri. Wa Allahu A’lam bis shawab.

Baca Juga :  Bagi Seorang Hamba, Lebih Utama Kualitas atau Kuantitas Beribadah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here