Bolehkah Membaca Al-Fatihah Ketika Ruku atau Sujud?

0
997

BincangSyariah.Com – Membaca Al-Fatihah merupakan salah satu rukun shalat yang harus dibaca ketika berdiri di setiap rakaat. Lalu bolehkah membaca Al-Fatihah ketika ruku atau sujud?

Membaca Al-Fatihah ketika ruku dan sujud dengan niat membaca Al-Qur’an adalah berhukum makruh. Sementara jika dengan niat berdoa dan memuji Allah swt., tidak berniat membaca surah Al-Qur’an, maka boleh dan tidak makruh.

Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, ulama pakar fiqih dari madzhab Syafii di dalam kitab Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj berkata,

وَتُكْرَهُ الْقِرَاءَةُ فِي غَيْرِ الْقِيَامِ؛ لِلنَّهْيِ عَنْهَا

Membaca Al-Fatihah itu dimakruhkan dibaca pada selain kondisi berdiri, karena hal ini dilarang membaca Al-Fatihah di dalam kondisi tersebut.

Imam Asy-Syarwani di dalam hasyiyahnya juga mengatakan

قَالَ الزَّرْكَشِيُّ: وَمَحَلُّ كَرَاهَتِهَا -الْقِرَاءَةُ فِي غَيْرِ الْقِيَامِ- إذَا قَصَدَ بِهَا الْقُرْآنَ، فَإِنْ قَصَدَ بِهَا الدُّعَاءَ وَالثَّنَاءَ فَيَنْبَغِي أَنْ تَكُونَ كَمَا لَوْ قَنَتَ بِآيَةٍ مِنْ الْقُرْآنِ. اهـ. أَيْ: فَلَا تَكُونُ مَكْرُوهَةً

Imam Az-Zarkasyi berkata, “Alasan dimakruhkannya membaca Al-Fatihah pada selain kondisi berdiri adalah jika ia memaksudkan dengannya membaca Al-Qur’an. Maka, jika ia bermaksud membaca doa, dan memuji Allah swt., maka diperbolehkan, sebagaimana jika ia membaca doa qunut dengan bacaan ayat Al-Qur’an. Dengan demikian, maka membaca Al-Fatihah di selain kondisi berdiri itu tidak makruh.

Dan maksud dari selain kondisi berdiri adalah semua kondisi rukun shalat. Baik dibaca ketika rukuk, sujud, iktidal, duduk diantara dua sujud dan duduk tasyahud.

Jadi, membaca surah Al-Fatihah ketika ruku dan sujud itu makruh jika diniati membaca Al-Qur’an. Dan tidak maruh jika diniati membaca doa atau memuji Allah swt. Namun, sebaiknya memang melakukan kesunahan yang telah diajarkan Nabi saw. yakni membaca tasbih sesuai yang diajarkan Nabi saw. ketika rukuk maupun sujud. Sementara surah Al-Fatihah sudah ada tempatnya sendiri yakni ketika berdiri. Bahkan, ini menjadi salah satu keabsahan shalat. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Hukum Melaksanakan Salat di Atas Genangan Air

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here