Bolehkah Kurban Menggunakan Kerbau?

0
462

BincangSyariah.Com – Ada tiga jenis hewan yang umumnya digunakan untuk kurban, yaitu sapi, kambing dan unta. Ketiga jenis hewan tersebut disebut dengan bahimatul an’am atau hewan ternak, sebagaimana dalam firman Allah surah Alhajj ayat 34;

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَام

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak.”

Imam Al-Qurthubi mengatakan dalam kitabnya Tafsirul Qurthubi, bahwa yang dimaksud bahimatul an’am dalam ayat di atas adalah unta, sapi dan kambing.

Beliau menyimpulkan bahwa hewan yang bisa dijadikan kurban adalah unta, sapi dan kambing. Selain tiga jenis hewan tersebut, tidak sah dijadikan hewan kurban.

Khusus untuk masyarakat Muslim Nusantara, hewan yang biasa digunakan untuk kurban adalah sapi, kambing dan kerbau.

Hal ini karena di Nusantara jarang ditemukan hewan unta, justru yang ditemukan adalah sapi, kambing dan kerbau. Sehingga hampir tidak pernah dijumpai masyarakat Muslim Nusantara berkurban dengan hewan unta.

Dengan demikian, bolehkah berkurban dengan kerbau?

Dalam kitab Almufashshal fi Ahkamil Udhiyah disebutkan bahwa kerbau termasuk bagian dari jenis sapi. Sehingga dengan demikian, para ulama membolehkan berkurban dengan kerbau.

Ulama fikih sepakat bahwa kerbau sama hukumnya dengan sapi sehingga boleh digunakan untuk kurban, sebagaimana disebutkan dalam kitab Almisbahul Munir berikut.

وَقَدْ سَوَّى الْفُقَهَاءُ الْجَامُوسَ بِالْبَقَرِ فِي الأْحْكَامِ ، وَعَامَلُوهُمَا كَجِنْسٍ وَاحِدٍ

“Ulama fikih menyamakan kerbau dengan sapi dalam berbagai hukum, dan menjadikan keduanya seperti satu jenis.”

Dalam kitab Tafsirus Sya’rawi disebutkan bahwa kerbau juga bisa digunakan untuk kurban sebagaimana sapi karena termasuk bagian dari hewan ternak.

Baca Juga :  Bolehkah Menghadiahkan Pahala Bacaan Alquran Untuk Orang Masih Hidup?

Hanya saja kerbau tidak disebutkan dalam Alquran karena pada zaman Nabi Saw. hewan ini tidak dijumpai di wilayah jazirah Arab.

الأنعام : يُراد بها الإبل والبقر ، وألحق بالبقر الجاموس ، ولم يُذكَر لأنه لم يكُنْ موجوداً بالبيئة العربية ،

“Yang dimaksud hewan ternak adalah unta, sapi dan kambing. Kerbau disamakan dengan sapi, dalam Alquran kerbau tidak disebut karena hewan ini tidak dijumpai di wilayah jazirah Arab.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.