Bolehkah Berdoa dengan Ayat Alquran ketika Sujud?

3
776

BincangSyariah.Com – Rasulullah melarang umatnya untuk membaca ayat Alquran ketika sujud dan rukuk. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut ini,

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ : قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَلا وَإِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا، فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ عَزَّ وَجَلَّ ، وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ – أي جدير وحقيق – أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ

Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya aku dilarang untuk membaca Alquran ketika rukuk dan sujud, adapun ketika rukuk, agungkanlah Rabb-mu, adapun pada waktu sujud maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan.” (HR. Muslim&Abu Daud)

Imam Nawawi dalam al-Majmu’ mengatakan, berdasarkan hadis ini para ulama sepakat dengan kemakruhan membaca Alquran ketika rukuk dan sujud. Demikian pula diterangkan Ibnu Qudamah dalam al-Mughni.

Adapun hikmah pelarangan membaca Alquran saat sujud dan rukuk, menurut Abu Daud, adalah karena rukun yang paling utama dalam shalat adalah berdiri setelah takbiratul ihram, sedangkan kalam yang paling mulia adalah Alquran maka sudah selayaknya menempatkan kalam yang terbaik untuk rukun yang paling utama dan dilarang membacanya pada gerakan shalat yang lain.

Sementara itu, dalam hadis di atas disebutkan bahwa Rasulullah menganjurkan memperbanyak berdoa saat sujud. Pertanyaannya, bolehkah berdoa dengan ayat Alquran ketika sujud?

Imam az-Zarkasi dalam Tuhfatul Muhtaj menjelaskan bahwa kemakruhan ini jika orang tersebut melantunkannya dengan maksud membaca Alquran, akan tetapi jika dimaksudkan sebagai doa maka boleh, demikian pula penjelasan Imam Nawawi dalam al-Azkar. Sebab terdapat  banyak doa-doa yang tercatat dalam Alquran yang juga sering Rasul panjatkan.

Seperti doa sapu jagat, rabbana atinaa fi al-dunya hasanah wa fi al-khirati hasanah wa qinaa ‘azaba al-nar. Artinya, “Wahai Tuhan berikan kebaikan kepada kami di dunia dan di akhirat dan hindarkan kami dari azab neraka”.

Baca Juga :  Bolehkah Puasa Sunah Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadan?

Atau doa memohon petunjuk dengan membaca rabbana laa tuzigh qulubana ba’da iz hadaitana. Artinya, “Wahai Tuhan kami, jangan tutup hati kami setelah engkau berikan kami petunjuk.”

Wallahu’alam.

3 KOMENTAR

  1. Doa ketika sujud ini di baca setelah membaca Subhana Robbiyal a’la atau Subhana robbiyal a’la nya di ganti dengan doa?
    Terimakasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here