Bisakah Sujud Sahwi Sampai Dua Kali dalam Shalat?

0
1123

Sujud sahwi memang cara melakukannya adalah dua kali sujud. Diantara dua sujud, ada duduk layaknya duduk diantara dua sujud dalam salat. Hanya saja, seseorang dalam kondisi tertentu bisa melakukan praktik sujud sahwi sampai dua kali dalam satu kali shalat ? Kapan dan seperti apa kondisi tersebut ?

Mengutip Syekh Zainuddin al-Malibari dalam kitabnya Fath al-Mu’in, beliau menggambarkan bahwa seorang makmum bisa melakukan sujud sahwi sampai dua kali, ketika ia mengikuti sujud sahwi yang dilakukan oleh imam. Ini terjadi ketika dia tidak tahu kalau imam meninggalkan salah satu sunnah ab’adh shalat. Kemudian, ia mengikuti imam tersebut dalam kondisi masbuq (misal mengikutinya saat imam sudah di rakaat keempat). Setelah tahiyat akhir, imam melakukan sujud sahwi. Di saat seperti itu, makmum harus mengikuti imam karena kedudukan makmum terhadap imam adalah selalu mengikuti (mutāba’ah). Setelah selesai, ia disunahkan untuk melakukan sujud sahwi untuk kedua kalinya karena tidak mengetahui sebab apa Imam yang ia ikuti tadi melakukan sujud sahwi. Berikut pernyataan beliau dalam kitab Fath al-Mu’in,

أو (ترك) الإمام السجود جبرا للخلل الحاصل في صلاته فيسجد بعد سلام الإمام  وعند سجوده يلزم المسبوق والموافق متابعته وإن لم يعرف أنه سها وإلا بطلت صلاته إن علم وتعمد

Atau (disunnahkan sujud sahwi juga) ketika imam meninggalkan sujud sahwi karena kelupaannya, untuk menutupi kekurangan yang dihasilkan dalam shalat. Makai a bisa bersujud setelah salamnya imam. Dan ketika tetap sujud (imam tersebut), makmum yang masbuq (tertinggal rakaat) dan muwafiq (yang tidak tertinggal rakaat) harus mengikutinya. Dan itu dibolehkan ketika makmum tidak tahu kalau imam ada kelupaan. Jika tahu (kalau imam ada kelupaan) dan sengaja mengikuti, shalatnya menjadi batal.

 

Wallahu A’lam

Baca Juga :  Tiga Keutamaan Shalat Tahajud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here