Hukum Berwudhu dengan Air Hujan Saat Pertama Kali Turun

0
1015

BincangSyariah.Com – Bagaimana hukum berwudhu dengan air hujan yang baru pertama kali turun, apakah dianjurkan?

Ulama telah sepakat bahwa di antara jenis air yang boleh digunakan untuk berwudhu adalah air hujan. Karena itu, jika kita berwudhu dengan air hujan, baik air hujan yang baru pertama kali turun atau lainnya, maka hukumnya sah.

Berkaitan dengan air hujan yang baru pertama kali turun, para ulama sepakat bahwa berwudhu dengannya hukumnya adalah sunnah. Ini karena air hujan yang baru pertama kali turun mengandung banyak keberkahan sehingga kita dianjurkan mandi dan bersuci dengannya.

Selain itu, Nabi Saw juga pernah bersuci dengan air hujan. Beliau juga mengajak para sahabatnya untuk bersuci dengan air hujan. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi dalam Sunanul Kubro, Dari Yazid bin Al Hadi, dia berkata bahwa apabila air hujan deras mengalir, Nabi Saw mengatakan;

اُخْرُجُوا بِنَا إلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللَّهُ طَهُورًا فَنَتَطَهَّرَمِنْهُ وَنَحْمَدَ اللّهَ عَلَيْهِ

Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci. Kemudian kami bersuci dengan air tersebut dan memuji Allah atas nikmat ini.

Juga disebutkan dalam hadis rwiayat Imam Al-Baihaqi;

كَانَ يَقُوْلُ إِذَا سَالَ الوَادِي  أُخْرُجُوْا بِنَا إِلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللهُ طَهُوْرًا فَنَتَطَهَّرُ بِهِ

Apabila air mengalir di lembah, Nabi Saw mengatakan; ‘Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci. Kemudian kami bersuci dengannya.

Dua hadis ini dijadikan dalil oleh para ulama mengenai kesunnahan berwudhu dengan air hujan, terutama air hujan yang baru pertama kali turun. Selain itu, dua hadis ini juga diperkuat oleh beberapa ayat Al-Quran yang menyebutkan bahwa di antara keutamaan air hujan adalah untuk dijadikan bersuci. Ini sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Furqan ayat 48 berikut;

Baca Juga :  Hukum Mengubah Niat Jumlah Rakaat dalam Shalat Sunah

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang bisa digunakan untuk bersuci.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here