Berbuka Puasa dengan Air Zamzam, Apakah Dianjurkan?

0
39

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, air Zamzam memiliki keistimewaan khusus. Ketika kita berbuka puasa, khususnya di bulan Ramadhan, apakah kita dianjurkan untuk minum air Zamzam? Adakah anjuran khusus agar kita berbuka puasa dengan air Zamzam? (Baca: Doa Sahabat Ibnu Abbas Saat Meminum Air Zamzam)

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa air Zamzam merupakan air yang diberkahi dan minuman terbaik yang ada di muka bumi. Karena itu, kita sebagai umat Islam dianjurkan agar sebisa mungkin banyak minum air Zamzam. (Baca: Hal-hal yang Disunahkan Saat Meminum Air Zamzam)

Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar, dia berkisah;

عَنْ اَبِيْ ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ لَمَّا أَخْبَرَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمُكْثِهِ ثَلاَثِينَ بَيْنَ لَيْلَةٍ وَيَوْمٍ قَالَ فَمَنْ كَانَ يُطْعِمُكَ قَالَ قُلْتُ مَا كَانَ لِى طَعَامٌ إِلاَّ مَاءُ زَمْزَمَ فَسَمِنْتُ حَتَّى تَكَسَّرَتْ عُكَنُ بَطْنِى وَمَا أَجِدُ عَلَى كَبِدِى سُخْفَةَ جُوعٍ قَالَ إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

Dari Abi Dzar, sesungguhnya ketika dia memberitahukan kepada Nabi bahwa dia telah tinggal selama tiga puluh malam tiga puluh hari, lalu Nabi Saw bertanya; Siapa yang memberimu makan? Dia berkata; Aku menjawab ‘Aku tidak memiliki makanan kecuali air Zamzam. Namun aku menjadi gemuk sampai-sampai perutku buncit dan aku tidak merasakan rasa lapar dan lemah. Nabi Saw bersabda; Sungguh air Zamzam itu diberkahi, sesungguhnya ia adalah makanan yang penuh gizi.

Meski air Zamzam diberkahi dan merupakan minuman terbaik, namun dalam berbuka puasa tidak ada anjuran khusus untuk minum air Zamzam, baik bagi kaum muslimin yang tinggal di Mekkah atau tempat lainnya. Yang dianjurkan adalah berbuka dengan kurma, atau air, meskipun bukan air Zamzam.

Baca Juga :  Anda Berpuasa Rajab 2020? Ini Doa Nabi Saat Berbuka Puasa

Mengutamakan air Zamzam dengan kurma dalam berbuka, atau mengutamakan air Zamzam denga air biasa, tidak tuntunannya dari Nabi Saw. Bahkan selama Nabi Saw berada di Mekkah, beliau senantiasa berbuka dengan kurma, bukan dengan air Zamzam.

Disebutkan dalam kitab Ithaful Anam bi Ahkamish Shiyam, Syaikh Ali Al-Qari pernah berkata;

انه خلاف الاتباع وبانه صلى الله عليه وسلم صام عام الفتح اياما كثيرة بمكة ولم ينقل انه خالف عاته التي هي تقديم التمر على الماء ولو كان لنقل

Mendahulukan air Zamzam daripada kurma adalah menyalahi tuntunan Nabi Saw. Karena Nabi Saw berpuasa beberapa hari di Mekkah selama Fathu Mekkah, namun tidak pernah diceritakan bahwa beliau menyalahi kebiasaannya dalam berbuka, yaitu mendahulukan kurma daripada air. Jika hal itu beliau lakukan, maka pasti akan dicerikan.

Dengan demikian, meski air Zamzam merupakan air yang diberkahi, namun tidak ada anjuran khusus untuk berbuka dengan air Zamzam. Anjurannya adalah berbuka dengan kurma, dan jika tidak ada maka berbuka dengan air, baik air Zamzam atau air biasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here