Berapakah Jumlah Minimal Rambut yang Dipotong Ketika Tahallul?

1
46

BincangSyariah.Com – Bentuk atau perwujudan dari tahallul adalah dengan mencukur atau menggunting rambut. Menurut para ulama, bagi laki-laki dianjurkan untuk menggundul atau mencukur semua rambut kepalanya atau memendekkan semua bagian rambut kepalanya. Sementara bagi perempuan dianjurkan memendekkan saja, yaitu dengan cara mengambil rambut di bagian depan kepalanya sebanyak ruas jari-jarinya dan kemudian dipotong dengan menggunakan gunting, pisau atau lainnya. (Baca: Doa Selesai Tahallul)

Ini sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni berikut;

والمرأة تقصر من شعرها مقدار الأنملة الأنملة : رأس الإصبع من المفصل الأعلى والمشروع للمرأة التقصير دون الحلق لا خلاف في ذلك

Perempuan memotong rambut sepanjang ruas jemari. Kata ‘anmulah’ adalah ujung ruas jemari. Yang dianjurkan bagi perempuan adalah dicukur pendek, tidak digundul. Hal itu tidak ada perbedaan di kalangan para ulama.

Adapun paling sedikitnya rambut yang dipotong ketika tahallul, menurut ulama Syafiiyah, adalah tiga helai rambut kepala, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Oleh karena itu, jika seseorang sudah memotong tiga helai rambutnya atau lebih ketika tahallul, baik di bagian depan kepala, di bagian belakang kepala, atau di bagian samping, maka tahallulnya sudah dinilai cukup dan sah.

Sebaliknya, jika kurang dari tiga helai rambut, misalnya mencukur atau memotong hanya dua helai rambut atau kurang, maka hukumnya tidak sah. Ini sebagaimana disebutkan dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyah berikut;

السنة في التحلل من الحج أو العمرة حلق جميع شعر الرأس أو تقصير جميعه، وأقل ما يحصل به التقصير هو ثلاث شعرات، فمن قصر ثلاث شعرات أو أكثر من شعر الرأس فقد حصل به المطلوب، وعمرته وحجه صحيحان، ولا يلزمه شيء.وفي ذلك يقول الإمام النووي في المجموع :الأفضل أن يحلق جميع الرأس إن أراد الحلق، أو يقصر من جميعه إن أراد التقصير. وأقل ما يجزئ ثلاث شعرات حلقا أو تقصيرا من شعر الرأس، فتجزئ الثلاث بلا خلاف عندنا، ولا يجزئ أقل منها. هكذا نص عليه الشافعي والأصحاب في جميع الطرق

Artinya:

Yang sunnah dalam tahallul haji dan umrah adalah mencukur semua rambut kepala atau memendekkan semuanya. Dan jumlah minimal rambut yang dipotong adalah tiga helai rambut. Jika seseorang sudah memotong tiga helai rambut kepala atau lebih, maka hal itu sudah cukup, dan umrah dan hajinya dinilai sah serta tidak kewajiban apapun padanya.

Hal itu sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’; Yang paling utama adalah mencukur semua rambut kepala jika seseorang hendak mencukur, atau memotong semua bagian rambut kepala jika ia hendak memotong.

Dan jumlah minimal yang bisa mencukupi adalah tiga helai rambut kepala, baik dicukur atau dipotong. Maka tiga helai rambut sudah mencukupi tanpa ada perbedaan pendapat di kalangan kami, dan tidak mencukupi jika lebih sedikit dari tiga helai rambut. Ini yang dikatakan oleh Imam Al-Syafii dan ulama Syafiiyah dari semua jalur.

100%

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa haji memiliki dua tahallul, yaitu tahallul awal dan tahallul tsani atau tahallul kedua. Menurut ulama Syafiiyah dan Hanabilah, tahallul awal sudah dinilai terlaksana jika seseorang telah melakukan dua di antara tiga hal ini, yaitu melempar jumrah aqabah, menyembelih hewan kurban, dan mencukur atau memotong rambut. (Baca: Berapakah Jumlah Minimal Rambut yang Dipotong Ketika Tahallul?) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here