Benarkah Membaca Seribu Tasbih akan Menghapus Seribu Dosa?

0
727

BincangSyariah.Com – Seorang bijak pernah berkata, setiap kebaikan yang kita lakukan merupakan cerminan dari iman dalam diri kita. Karena itu setiap orang yang beriman beromba-lomba melakukan kebaikan sebagai bekal kelak di akhirat. Namun meskipun berusaha selama 1×24 jam tidak akan terkumpul seribu kebaikan yang sekaligus dapat menghapus seribu dosa dan kesalahan. Namun Rasulullah pernah mengatakan bahwa hal tersebut mungkin saja.

Di dalam kitab Shahih Muslim disebutkan sebuah hadis melalui Sa’d ibnu Abu Waqqash & yang menceritakan:

كنا عند رسول الله صلى لله عليه وسلم فقال: أيعجز أحدكم أن يكسب في يوم ألف حسنة؟ فسأله سائل من جلسائه: كيف يكسب أحدنا ألف حسنة؟ قال: يسبح مئة بسبيحة فيكتب له ألف حسنة أو تحط عنه ألف خطيئة

Ketika kami berada di hadapan Rasulullah, beliau bersabda, “Apakah seseorang di antara kalian tidak mampu menghasilkan seribu kebaikan setiap harinya?” Maka ada seseorang dari kalangan orang. orang yang duduk bersamanya bertanya, “Bagaimanakah caranya untuk menghasilkan seribu kebaikan?” Nabi ga bersabda, “Hendaknya ia membaca seribu kali tasbih, maka dicatatkan baginya seribu kebaikan, atau dihapuskan darinya seribu kesalahan (dosa).”

Terdapat perbedaan redaksi dalam penulisan hadis yang berasal dari beberapa jalur sanad ini. Menurut Imam Al-Hafizh Abu Abdullah Al-Humaidi mengatakan, demikian yang termaktub di dalam kitab Imam Muslim dalam semua riwayatnya, yaitu dengan lafaz au tuhaththu (atau dihapuskan). Sedangkan menurut Al-Barqani, hadis ini diriwayatkan oleh Syu’bah Abu Uwanah dan Yahya Al-Qaththan melalui Musa. Imam Muslim meriwayatkan pula darinya, mereka mengatakan watuhaththu (dan dihapuskan) tanpa memakai huruf alif.

Secara umum kandungan hadis di atas menganjurkan kita untuk memperbanyak membaca tasbih, semakin banyak semakin baik. Yang bila mana mencapai 1000 tasbih maka Allah akan mencatat seribu kebaikan baginya serta menghapus seribu doa dan kesalahannya.

Baca Juga :  Doa Mohon Keteguhan dalam Berprinsip

Hal ini menjelaskan betapa Allah sangat menyukai hambanya yang bertasbih atau mensucikan asma Allah Swt. Bahkan dalam riwayat lain dikatakan tasbih merupakan amalan ringan yang dapat memberatkan timbangan kebaikan seorang hamba di akhirat kelak. Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here