Batasan Jarak Jenazah Boleh Dishalati Ghaib Menurut Para Ulama

1
140

BincangSyariah.Com – Shalat ghaib adalah shalat jenazah yang dilakukan dari jarak yang jauh dari tempat jenazah. Oleh karena itu, ketika jenazah berada di tempat yang jauh, maka kita boleh melakukan shalat ghaib. Para ulama berbeda pendapat terkait batasan jarak jauh sehingga boleh melaksanakan shalat ghaib. (Baca: Hukum Shalat Ghaib pada Lebih dari Satu Jenazah)

Jika jenazah berada di luar kampung atau di luar daerah, maka ada tiga pendapat ulama dalam masalah ini.

Pertama, menurut Abu Makhramah, tempat jenazah sudah dinilai jauh sekiranya suara adzan dari tempat kita ke tempat jenazah berada sudah tidak bisa terdengar. Dalam keadaan demikian, maka kita sudah boleh melakukan shalat ghaib atas jenazah tersebut.

Kedua, menurut Imam Ibnu Hajar, tempat jenazah sudah dinilai jauh jika melebihi panggilan suara orang yang meminta pertolongan.

Ketiga, tidak ada batasan mengenai jarak jauh dibolehkannya melakukan shalat ghaib. Yang menjadi ukuran adalah masyaqqah atau kesulitan. Jika kesulitan menghadiri jenazah, maka boleh dan sah melaksanakan shalat ghaib. Jika tidak ada kesulitan, maka tidak boleh dan tidak sah melaksanakan shalat ghaib.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin berikut;

وَقَالَ أَبُوْ مَخْرَمَةَ وَضَابِطُ الْغَيْبَةِ أَنْ يَكُوْنَ بِمَحَلٍّ لاَ يَسْمَعُ مِنْهُ النِّدَاءَ وَفِي التُّحْفَةِ أَنْ يَكُوْنَ فَوْقَ حَدِّ الْغَوْثِ قَالَ وَلاَ يُصَلَّى عَلَى حَاضِرٍ فِي الْبَلَدِ وَإِنْ عُذِرَ بِنَحْوِ حَبْسٍ أَوْ مَرَضٍ اهـ لَكِنْ فِي اْلإِمْدَادِ وَالنِّهَايَةِ أَنَّهَا تَصِحُّ إِنْ شَقَّ عَلَيْهِ الْحُضُوْرُ

Abu Makhramah berkata; Batasan jenazah jauh adalah ketika berada di tempat yang suara adzan sudah tidak bisa terdengar. Disebutkan dalam kitab Al-Tuhfah; Harus melebihi batas panggilan minta pertolongan. Imam Nawawi berkata; tidak diperbolehkan shalat ghaib atas jenazah yang hadir (ada) di dalam satu kampung meskipun ada udzur, baik karena dipenjara atau sakit. Akan tetapi disebutkan dalam kitab Al-Imdad dan Nihayah; sah melakukan shalat ghaib jika ada kesulitan untuk hadir.

Baca Juga :  Ini Enam Hal Sunah yang Perlu Dipersiapkan Saat Hendak Menikah

Jika jenazah masih dalam satu kampung atau satu wilayah, maka menurut kebanyakan ulama masih dinilai dekat. Oleh karena itu, kita tidak diperbolehkan melakukan shalat ghaib atas jenazah yang masih berada dalam satu kampung kecuali karena ada kesulitan seperti sakit dan lain sebagainya.

1 KOMENTAR

  1. […] Dalam kitab Shalatul Ghaib; Dirasah Fiqhiyah Muqaranah, Hasamuddin menyebutkan bahwa menurut ulama fiqih, shalat ghaib boleh dilaksanakan hingga satu bulan sejak jenazah dikuburkan. Selama masih belum mencapai satu bulan, maka boleh melakukan shalat ghaib untuk jenazah. Namun jika sudah lebih dari satu bulan, maka sudah tidak boleh. (Baca: Batasan Jarak Jenazah Boleh Dishalati Ghaib Menurut Para Ulama) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here